Jinakkan Ular dengan Sapu Lidi, Sekuriti di Tangerang Tewas Dipatuk

Jum'at, 23 Agustus 2019 - 09:07 WIB
Jinakkan Ular dengan...
Jinakkan Ular dengan Sapu Lidi, Sekuriti di Tangerang Tewas Dipatuk
A A A
TANGERANG - Seorang petugas sekuriti bernama Iskandar, tewas usai dipatuk ular Welang yang hendak ditangkapnya di Cluster Michelia Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, bisa ular terlanjur menjalar ke bagian jantung hingga nyawanya tak tertolong.

Berdasarkan keterangan tertulis Berita Acara Pelaporan (BAP) pengurus Cluster Michelia disebutkan, peristiwa bermula saat salah satu warga di Cluster Michelia 8 Nomor 2 mendapati ular di area taman kediamannya pada Selasa 20 Agustus 2019 sekira pukul 18.30 WIB. Karena tak memiliki peralatan, sontak hal itu dilaporkan ke petugas sekuriti setempat.

Tak lama, datang 2 petugas sekuriti Iskandar dan Jaelani. Keduanya datang membawa tongkat berupa gagang sapu lidi guna menjinakkan ular tersebut. Iskandar langsung menjepit kepala ular dengan tongkat, dan salah satu tangannya berupaya memegang kepala ular.

Namun tak disangka, pegangan jari tangan Iskandar nampak tak terlalu kuat, sehingga dengan mudah ular Welang bisa mematuk jari telunjuk tangan kirinya. Spontan Iskandar melepas ular, dan menghisap jari telunjuknya guna mengeluarkan bisa akibat patukan ular.

Ular akhirnya berhasil dijinakkan oleh petugas sekuriti Jaelani. Meski begitu, Iskandar mulai merasakan reaksi racun bisa menjalar ke bagian tubuhnya. Sekira pukul 19.00 WIB, Iskandar akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Bethsaida untuk perawatan.

Rupanya, di RS Bethsaida serum anti bisa belum tersedia. Sehingga pada pukul 19.30 WIB, Iskandar dipindahkan ke RSU Kabupaten Tangerang. Dia ditemani pula oleh pengurus lingkungan Cluster Michelia. Di sana, Iskandar telah diberi serum anti bisa.

Namun beberapa waktu kemudian, Iskandar mengalami kejang dan sesak nafas. Hingga pada akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Kamis pukul 04.30 WIB. Kondisi terakhir terlihat Iskandar masih mengenakan seragam dinas sekuriti berwarna putih.

Kasatreskrim Polres Tangsel, AKP Muharam Wibisono Adipradono membenarkan adanya kejadian tersebut di wilayah Cluster Michelia. Namun Muharam enggan membeberkan lebih lanjut tentang penanganan korban menggunakan serum anti bisa yang ternyata tetap tak mampu menolong nyawanya. "Iya, ada kejadian itu," ucapnya singkat.
(thm)
Berita Terkait
Duh, Tawon Masuk dan...
Duh, Tawon Masuk dan Menggigit Mulut Pegawai Puskesmas yang Sedang Bekerja
Kunci Pintu Tak Sempurna,...
Kunci Pintu Tak Sempurna, 2 Ekor Beruang Madu Lepas dari Kandang WRC
Kelelawar Raksasa Tertangkap...
Kelelawar Raksasa Tertangkap di Depok, Netizen: Segede Manusia
Bagaimana Hewan Tahu...
Bagaimana Hewan Tahu Kapan Gilirannya Berkomunikasi?, Ini Penjelasannya
Teori Ukuran Tubuh Jantan...
Teori Ukuran Tubuh Jantan Lebih Besar dari Betina Terbantahkan
Pulang Mencari Kayu,...
Pulang Mencari Kayu, Warga Sungsang Tewas Diterkam Buaya
Berita Terkini
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
9 menit yang lalu
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
1 jam yang lalu
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
1 jam yang lalu
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
1 jam yang lalu
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
1 jam yang lalu
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
1 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved