Kasus Persekusi Papua, Warga Diimbau Jangan Terprovokasi

Senin, 19 Agustus 2019 - 18:31 WIB
Kasus Persekusi Papua,...
Kasus Persekusi Papua, Warga Diimbau Jangan Terprovokasi
A A A
JAYAPURA - Ketua Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua Ali Wanggai Kabiay meminta warga Papua tidak terprovokasi atas kasus persekusi terhadap mahasiswa Papua di Surabaya pada 17 Agustus 2019. Dia menjelaskan, dugaan teriakan kata-kata tak terpuji terjadi pasti ada sebab dan akibat.

"Bahasa itu diucapkan karena ada oknum ormas sudah terbakar emosi. Katanya sih karena ada oknum mahasiswa Papua yang mematahkan tiang dan bendera merah putih hingga jatuh ke tanah. Maksud saya di sini, mari kita melihat proses permasalahan ini secara obyektif dan subyektif," ucapnya.

Atas itu, kata Ali Wanggai Kabiay, sebaiknya masyarakat Papua tidak terprovokasi. Dia juga meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan atas kasus itu . Yang dilakukan sepatutnya adalah tetap menjaga persatuan bangsa. (Baca juga; Risma Nyatakan Tidak Ada Pengusiran Mahasiswa Papua di Surabaya )

"Kata-kata itu sudah dipolitisasi, diplintir sedemikian rupa oleh kelompok-kelompok yang bertentangan dengan negara dan pemerintahan. Sudah tentu kita pasti marah dengan kata-kata seperti itu, tetapi yang harus diingat itu kan cuma segelintir orang dari ormas di Surabaya, bukan seluruh warga Surabaya atau seluruh warga Indonesia. Papua adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Indonesia," tegasnya.

Dia meminta semua pihak terutama yang bermain media sosial untuk tidak membuat kegaduhan dengan postingan-postingan yang berujung pada SARA. Hal tersebut, malah akan menimbulkan kegaduhan dengan komentar berlebihan.

Dia mengajak masyarakat Papua untuk berpikir secara logis dan jangan termakan isu persekusi yang telah dipolitisasi dan diplintir sedemikian rupa. Apalagi sampai memperkeruh suasana yang mengganggu ketentraman hidup berdampingan di Papua. (Baca juga; Kondisi Jabar Kondusif, Kapolda Nilai Warga Papua Bisa Membaur dengan Baik )

"Negara ini adalah negara hukum, biarlah aturan yang berbicara. Mari belajar jadi cerdas dan bermartabat, jangan tambah membuat panas situasi," tegasnya. (Baca juga; Pesan Kapolri ke Masyarakat Papua: Jangan Mudah Terpancing Hoaks )
(wib)
Berita Terkait
Bentrok di Sentani Masih...
Bentrok di Sentani Masih Berlanjut, Dua Kubu Lengkapi Sajam
Penyelesaian Papua Harus...
Penyelesaian Papua Harus dengan Pendekatan Persuasif Bukan Kekuasaan
3 Polisi di Papua Meninggal...
3 Polisi di Papua Meninggal usai Bentrok dengan Prajurit Yonif 755/Kostrad
Jengkel Upah Kerja Terlambat,...
Jengkel Upah Kerja Terlambat, Pemuda Ini Rusak Tugu Ikon Wisata Raja Ampat
Pemerintahan ULMWP di...
Pemerintahan ULMWP di Bumi Papua Upaya Makar
Mahasiswa Papua Gelar...
Mahasiswa Papua Gelar Aksi Tolak Perpanjangan Otonomi Khusus
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
5 jam yang lalu
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
6 jam yang lalu
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
6 jam yang lalu
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
6 jam yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
7 jam yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved