Usai Pilpres 2019, Perlu Digelar Rekonsiliasi Ulama Demi Kesejahteraan Bangsa dan Umat

Minggu, 18 Agustus 2019 - 09:33 WIB
Usai Pilpres 2019, Perlu...
Usai Pilpres 2019, Perlu Digelar Rekonsiliasi Ulama Demi Kesejahteraan Bangsa dan Umat
A A A
BANJARMASIN - Tokoh alim ulama asal Kalimantan Selatan (Kalsel) Habib Sayyid Abdul Qadir Thoha Ba'aqil menyarankan adanya rekonsilasi antar ulama pasca Pilpres 2019.

Habib Qadir mengatakan, saat Pilpres 2019 tidak dapat dipungkiri bahwa terjadi dua kubu dukungan yang saling berseberangan yakni kubu 01 dan 02. Termasuk juga dukungan dari para ulama untuk kedua pasangan itu.

Nah, kata dia, setelah Pilpres 2019 selesai dan sudah ditetapkan presiden-wakil presiden terpilih ditambah lagi sudah terjadinya pertemuan atau rekonsiliasi antara Jokowi dengan Prabowo Subianto, maka seharusnya juga dilakukan rekonsilasi antar ulama.

"Saya pikir ini sangat diperlukan, sehingga para ulama, para umat Islam kembali bersatu kemebali tanpa harus dibedakan organisasi keagamaan. Sebagai mayoritas sudah saatnya umat Islam berperan kemajuan Indonesia," kata dia dalam keterangan persnya Sabtu (17/8/2019)

Jadi intinya rekonsiliasi itu adanya silahturahmi yang menjadi cara menyatukan kembali dan bisa menyelesaikan segala macam persoalan yang paling berat sekalipun.

Habib Qadir, saapan akrab Sayyid Abdul Qadir Thoha Ba'aqil memaparkan, dengan silaturahim antar ulama dan dilanjutkan dengan silaturahmi ulama - dengan pemerintah maka umat akan merasakan bahwa negara hadir.

Langkah positif tersebut harus digerakan negara atau pemerintah agar hubungan pemerintah dengan rakyat manapun bisa terwujud. Jalinan hubungan tersebut juga tidak hanya terbatas kepada umat Islam saja tapi seluruh rakyat yang ada di Indonesia.

"itu dilakukan agar tidak ada lagi pembatas atau sekat antar kelompok satu dengan kelompok lain," tandasnya.

Habib Qadir mengungkapkan, silaturahmi antar ulama dan berlanjut silaturahmi ulama - negara untuk membicarakan titik temu persamaan. Bukan membicarakan perbedaan. Karena jika perbedaan yang selalu dipermasalahkan maka akan menjadi masalah yang sangat besar.

Tapi jika perbedaan tersebut dicari persamaannya maka otomatis perbedaan tersebut bukan dipandang sebagai masalah. Sehingga perbedaan akan menjadi rahmat bagi Indonesia.

"Semua perbedaan yang ada, saya yakin kalau bisa bertemu akan mengarah kepada satu tujuan yang sama yaitu kemajuan Indonesia. Persamaan itu akan menjadi semangat perjuangan terutama untuk kesejahteraan bagi semua rakyat," tandasnya.

Habib Qadir memprediksi silaturahmi antar ulama dan berlanjut ulama - pemerintah bisa segera terwujud. Apalagi tujuan silaturahmi sangat mulia yakni demi kesejahteraan umat dan seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu dalam silaturahmi antar ulama dan berujung ulama - pemerintah tersebut harus melibatkan semua pihak yang memang mempunyai visi dan misi untuk memajukan Indonesia.
(vhs)
Berita Terkait
Ulama Karismatik dari...
Ulama Karismatik dari Tangerang Banten Abuya Uci Tutup Usia
Inilah Ulama-ulama Kharismatik...
Inilah Ulama-ulama Kharismatik yang Menginspirasi di Indonesia
Kesaksian Ulama Besar...
Kesaksian Ulama Besar Pendiri Mazhab tentang Ulama Sufi
Habib Jafar bin Muhammad...
Habib Jafar bin Muhammad Al Kaff Wafat di Samarinda
Ulama-Ulama Besar yang...
Ulama-Ulama Besar yang Didatangi Setan Saat Sakaratul Maut
Hindari Macet Jelang...
Hindari Macet Jelang 1 Abad NU, Polisi Tutup Jalan Masuk Sidoarjo
Berita Terkini
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
31 menit yang lalu
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
1 jam yang lalu
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
2 jam yang lalu
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
11 jam yang lalu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
12 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
13 jam yang lalu
Infografis
Demi Foto di Perbatasan...
Demi Foto di Perbatasan Lebanon, 20 Tentara Israel Mati dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved