2 Prajurit TNI Tertembak, Ini Kronologi Pengadangan Kendaraan Yonif 751 oleh OPM

Jum'at, 16 Agustus 2019 - 20:32 WIB
2 Prajurit TNI Tertembak,...
2 Prajurit TNI Tertembak, Ini Kronologi Pengadangan Kendaraan Yonif 751 oleh OPM
A A A
JAYAPURA - Konvoi kendaraan pengangkut logistik Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/Vira Jaya Sakti diadang Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Organisasi Papua Merdeka di Jalan Trans Wamena - Habema pada Jumat (16/8/2019) sekira pukul 15.30 WIT. Dimana dua unit kendaraan jenis Hilux yang baru selesai mengantar perbekalan bagi personel Pos Pamrahwan TNI yang berada di Mbua tersebut mendapat tembakan sporadis dari Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata yang diduga pimpinan Egianus Kogoya di sekitar Km 39 Jalan Trans Wamena - Habema.

Menurut laporan yang diterima SINDOnews dari Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih , tembakan berasal dari dua arah yaitu ketinggian dan lembah yang berada di kanan dan kiri jalan. (Baca: Dihadang OPM, 2 Personel Pasukan Yonif 751 Terluka Tembak)

Dalam posisi terjepit sejumlah 12 personel TNI yang bertugas mengawal konvoi segera turun meninggalkan kendaraan dan bereaksi dengan membalas tembakan.

Kontak tembak berlangsung selama kurang lebih 20 menit. Tembakan balasan dari para personel TNI membuat kelompok tersebut melarikan diri.

Setelah medan berhasil dikuasai, dua prajurit TNI dilaporkan menderita luka tembak. Pratu PĂ nji tertembak pada bagian lengan kiri dan Pratu Sirwandi tertembak pada paha kiri. Saat ini keduanya telah dievakuasi dan mendapat perawatan medis di RSUD Wamena. Kedua prajurit berasal dari satuan Yonif 751/VJS.

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring, telah memerintahkan seluruh personel pos-pos Satgas Pamrahwan meningkatkan kesiapsiagaan dan mengawasi jalan-jalan maupun medan-medan yang kemungkinan dijadikan sebagai jalan pelarian KSB tersebut.

"Situasi di sana sudah kondusif. Namun demikian kita tetap mewaspadai kemungkinan KSB yang memanfaatkan momentum peringatan HUT RI untuk melakukan aksi teror baik terhadap aparat keamanan maupun masyarakat," kata Pangdam. "Masyarakat tidak perlu takut, kita telah berkoordinasi baik dengan Polda maupun Pemda setempat untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," tandas Mayjen TNI Yosua P Sembiring.
(sms)
Berita Terkait
Kapolda Perintahkan...
Kapolda Perintahkan Semua Senjata Api Anggota Polres Membramo Raya Ditarik
Mimpi Rony Kabarjay...
Mimpi Rony Kabarjay Yatim Piatu Suku Yeinan Terwujud dengan Lulus Test Prajurit TNI AD
Kogabwilhan III Bantah...
Kogabwilhan III Bantah Klaim OPM yang Tewaskan 8 Prajurit TNI
Pangdam XVII/Cenderawasih:...
Pangdam XVII/Cenderawasih: Selamat Datang Paskhas TNI AU di Tanah Papua
Dwi Cahyono, Anak Suku...
Dwi Cahyono, Anak Suku Auyu Papua Jadi Prajurit TNI AD
Kronologi Bentrok Pasukan...
Kronologi Bentrok Pasukan Yonif 755 dengan Anggota Polres Membramo Raya
Berita Terkini
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
24 menit yang lalu
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
36 menit yang lalu
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
1 jam yang lalu
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
1 jam yang lalu
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
1 jam yang lalu
Grand Opening Mitra10...
Grand Opening Mitra10 Pengayoman, Hadirkan One Stop Shopping #SelengkapItu dan Promo Menarik
1 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved