IPSB Layangkan Protes Keras Acara Halal Bihalal Disertai Joged Dangdut Waria

Kamis, 15 Agustus 2019 - 11:18 WIB
IPSB Layangkan Protes...
IPSB Layangkan Protes Keras Acara Halal Bihalal Disertai Joged Dangdut Waria
A A A
BANJARBARU - Ikatan Pemuda Santri Banjarbaru (IPSB) mempertanyakan model acara silaturahmi yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan yang dilaksanakan Senin (12/8/2019) lalu.

Ketua IPSB Rahmat Riza, mengaku heran dan tidak habis pikir apa maksudnya Pemkot Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan membuat acara silaturahmi dan Halal Bihalal yang mengundang waria atau kelompok transgender di kantor milik Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru. Acara itu dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah dan sekaligus menyambut hari kemerdekaan RI yang ke 74.

Rahmat Riza menyoroti bentuk acara serta undangannya yang tidak mencerminkan kebiasaan dan kondisi masyarakat Kota Banjarbaruyang mayoritas muslim dan dikenal sangat religius.

Riza mempertanyakan kepantasan dan relevansi mengundang para waria yang diundang bukan saja berjoged bersama dengan para petugas kebersihan, tetapi juga berfoto bersama dengan sangat mesra dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru beserta jajaran pimpinan Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru.

Riza meminta di hari yang suci seperti pada Hari Raya Idul Adha seharusnya memberikan contoh dan teladan yang baik kepada warga Banjarbaru dan membuat acara yang mengedepankan kepedulian kepada rakyat atau pegawai yang masih banyak yang miskin di Kota Banjarbaru.

"Daripada membuat acara dangdutan yang tidak jelas maksud dan tujuannya. Akan lebih baik misalnya Pak Nadjmi Adhani dan Pak Darmawan Jaya Setiawan (wali kota dan wakil wali kota Banjarbaru) membuat acara yang bermanfaat untuk warga masyarakat disini ketimbang membuat acara hura-hura yang tidak jelas apalagi mengundang para waria yang merupakan bagian kelompok LGBT,” kata Rahmat Riza dalam siaran pers yang dikirim Kamis (15/8/2019).

Joged para waria di acara Halal Bihalal itu, kata dia, bisa jadi mencerminkan pimpinan akan memberikan tempat pada kelompok waria dan LGBT di tengah masyarakat yang menganggap hal itu bertentangan dengan syariat.

Wali Kota harus peduli terhadap aspirasi masyarakat di bawah dan bersedia serta berlapang dada menerima kritik dari masyarakat. Karena secara umum masyarakat Banjarbaru adalah masyarakat religius dan kuat keislamannya.
(vhs)
Berita Terkait
MUI Larang Masyarakat...
MUI Larang Masyarakat Promosikan LGBT di Semua Media
Cegah Berkembang di...
Cegah Berkembang di Garut, Perbup Anti LGBT Diterbitkan Pemkab
Aksi Warga Bogor Tolak...
Aksi Warga Bogor Tolak LGBT
Pawai LGBT di New York...
Pawai LGBT di New York City Dibubarkan Polisi
Siapa Transgender Pertama...
Siapa Transgender Pertama di Dunia? Ini Sosoknya
Rusia Resmi Tetapkan...
Rusia Resmi Tetapkan Gerakan LGBT Sebagai Kelompok Ekstremis
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
7 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
7 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
Cara Cek Halal MUI Online,...
Cara Cek Halal MUI Online, Jamin Kehalalan Makanan di Restoran Kesayanganmu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved