Hari Pertama Uji Coba Perluasan Gage, Jalan Tomang Raya Masih Macet

Senin, 12 Agustus 2019 - 21:32 WIB
Hari Pertama Uji Coba...
Hari Pertama Uji Coba Perluasan Gage, Jalan Tomang Raya Masih Macet
A A A
JAKARTA - Kebijakan perluasan ganjil genap (gage) di Jakarta hari ini mulai diuji coba. Melalui brosur, petugas mengenalkan perluasan ganjil genap itu kepada pengendara. Di wilayah Jakarta Barat, sosialisasi kebijakan ini dilakukan di perempatan Tomang Raya. Satlantas Wilayah Jakarta Barat bersama Dinas Perhubungan mendatangi sejumlah pengendara yang berhenti di traffic light.

Tomang merupakan ruas jalan yang sentral di Jakarta Barat. Di ruas jalan ini ada dua jalur yang terkena sistem ganjil genap, yakni Jalan S Parman menuju Slipi yang sudah diberlakukan ganjil genap sebelumnya, dan terbaru Jalan Tomang Raya menuju Harmoni. Adapun sistem ganjil genap diterapkan pada pagi hari pukul 06.00-10.00 WIB dan sore pukul 16.00-21.00.

Berdasarkan pantauan SINDOnews sejak sore tadi, uji coba ganjil genap tidak membuat kendaraan berkurang di ruas Jalan Tomang Raya. Kemacetan masih terlihat di ruas jalan tersebut. Sejumlah pengendara yang ditemui di lokasi beralasan tidak mengetahui jika jalanan itu menjadi kawasan perluasan ganjil genap. “Yah, saya tidak tahu mas. Setahu saya cuman Jalan S Parman dan Gatot Subroto saja,” ujar Tito, seorang pengendara asal Tangerang yang ditemui di Jalan Tomang Raya, Senin (12/8/2019).

Tito bersyukur dengan sosialisasi ini. Sebab dengan begitu dirinya menjadi paham dan berhati hati saat melintas. Diketahui, selama sosialisasi ganjil genap yang dimulai hari ini hingga 23 Agustus, petugas belum memberikan sanksi. Petugas hanya membagikan selebaran kepada pengendara di sejumlah titik yang terkena perluasan kebijakan ini.

Sedangkan mulai 26 Agustus hingga 6 September, petugas akan mengeluarkan kendaraan yang melanggar dari jalur kawasan ganjil genap. Pada tahapan ini, belum dikenai sanksi tilang. Petugas hanya mengarahkan pengendara untuk menggunakan jalur lain yang tidak terkena perluasan ganjil genap. Pengendara yang melanggar baru dikenai sanksi tilang mulai 9 September 2019.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Hari Admoko, mengatakan ada tiga tahapan terkait perluasan kawasan ganjil genap. Pertama, tahap sosialisasi yang dimulai hari ini sampai dengan 23 Agustus 2019. Sedangkan mulai 26 Agustus hingga 6 September pihaknya akan mengeluarkan apabila ada pengendara yang plat nomornya tidak sesuai hari melintasi kawasan tersebut. “Hari ini kita masih memaklumi, tapi tanggal 9 September nanti, kami akan menilang pengendara yang melintas,” tukasnya.

Saat ini spanduk sosialisasi perluasan ganjil genap sudah terpasang di sekitar perempatan Tomang, tepatnya dari keluar pintu tol dan ruas jalan yang mengarah Jalan Tomang Raya. Sebuah rambu juga telah terpasang di ujung Jalan Tomang Raya bahwa mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB dan pukul 16.00 hingga 21.00 WIB pada Senin sampai Jumat, kawasan itu diterapkan ganjil genap.

"Tujuannya untuk memberitahu kepada pengendara bahwa di kawasan ini nantinya akan diterapkan perluasan ganjil genap," ujar Plt Kasieops Sudinhub Jakarta Barat, Afandi Nofrisal di lokasi.

Afanfi mengatakan, selama sosialisasi sebanyak 58 personel Sudinhub dikerahkan ke sejumlah titik yang terkena perluasan ganjil genap di Jakarta Barat. Di Jakarta Barat ganjil genap akan diperluas hingga ke Pintu Besar Selatan, Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk. Karena itu, pihaknya akan mensosialisasi hingga 23 September 2019 mendatang.

Sosialisasi juga dilakukan di dua mal, yakni Mall Taman Anggrek dan Mall Ciputra Land. "Saat ini baru dua mal yang sudah bekerjasama untuk kita lakukan sosialisasi, kemungkinan akan bertambah lagi," ucapnya.

Di mal itu, kata Afanfi, sudah ada booth didirikan sebagai tempat sosialisasi, termasuk pengeras suara untuk mengingatkan pengunjung akan kebijakan ganjil genap. Selain itu, dalam beberapa jam sekali petugas membagikan brosur tentang perluasan ganjil genap kepada pengunjung mal.

"Untuk di mal petugas tidak mengenakan seragam dinas, tapi pakaian bebas karena menyesuaikan dengan kondisi di sana, dan tujuannya agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui sosialisasi ini," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Ganjil Genap Diterapkan,...
Ganjil Genap Diterapkan, Ruas Jalan Pramuka Tetap Padat Merayap
Ganjil Genap di Jakarta...
Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Jam Berapa?
Uji Coba Ganjil Genap...
Uji Coba Ganjil Genap Hari Pertama, Ratusan Kendaraan Masih Nekat Masuk Puncak
Ganjil Genap di Jakarta...
Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Lagi, Warganet Senang Jalanan Kembali Macet
Jadwal dan Rute Ganjil...
Jadwal dan Rute Ganjil Genap Jakarta 2025
4 Tips Hadapi Ganjil...
4 Tips Hadapi Ganjil Genap Jakarta, Nomor 2 Tinggal Duduk Manis
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
3 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
3 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
3 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
5 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
7 jam yang lalu
Infografis
Tanggapi Tindakan Eskalasi...
Tanggapi Tindakan Eskalasi AS, Rusia akan Uji Coba Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved