Kapolda Pastikan Kondisi Kejiwaan Polisi Penembak Bripka Rahmat Normal

Senin, 12 Agustus 2019 - 20:27 WIB
Kapolda Pastikan Kondisi...
Kapolda Pastikan Kondisi Kejiwaan Polisi Penembak Bripka Rahmat Normal
A A A
JAKARTA - Kasus penembakan polisi terhadap polisi di Polsek Cimanggis, Polda Metro Jaya memastikan tersangka tidak mengalami gangguan kejiwaan. Kedepannya, Polda Metro Jaya akan lebih ketat lagi memeriksa psikologi polisi yang memegang senjata api.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono menegaskan, Brigadir RT tidak mengalami gangguan jiwa. Hasil tes kejiwaan menyebut Brigadir RT sadar saat menembak Bripka Rahmat Effendi.

"Jelas terhadap pelaku sudah kita lakukan pemeriksaan kejiwaan psikologi. Hasil sementaranya itu yang bersangkutan normal," kata Gatot di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/8/2019).

Gatot meminta ke depannya, ada evaluasi terhadap para anggota kepolisian yang memegang senjata api. "Siapa-siapa yang megang senjata api kita sesuaikan dengan peraturan yang ada seperti itu," tegasnya. (Baca: Anggota Polisi Tewas Diberondong Tembakan di Polsek Cimanggis )

Lebih lanjut dia mengatakan, kepada anggota pemegang senpi diharuskan pemeriksaan psikologinya dilakukan secara mendalam. Dia minta emosional anggota dilihat.

"Khususnya di dalam pemeriksaan psikologinya betul-betul dilaksanakan yang benar sehingga anggota tidak mudah emosional ya, karena kalau emosional sebaliknya ini bahaya juga terhadap ini. kita evaluasi terhadap hal tersebut," tuturnya.

Diketahui, peristiwa penembakan ini bermula saat terduga tersangka polisi berpangkat Brigadir dengan inisial RT, emosi lantaran Bripka Rahmat Effendi menolak permintaannya dengan nada kasar. (Baca: Sanksi Tegas, Brigadir Rangga Juga Langgar Disiplin dan Kode Etik Polisi )

Awalnya Bripka Rahmat Effendi mengamankan seorang pelaku tawuran inisial FZ beserta barang bukti berupa clurit ke Polsek Cimanggis.

Lalu, orangtua FZ datang ke Polsek didampingi Brigadir RT dan Brigadir R. Mereka meminta FZ dibebaskan, namun ditolak oleh Bripka Rahmat Effendi.

Tak terima dengan perlakuan tersebut, Brigadir RT kemudian pergi menuju ruangan lainnya yang bersebelahan dengan ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Cimanggis. Ia mengambil sebuah senjata api jenis HS 9.

Brigadir RT langsung menembak Bripka Rahmat Effendi dan mengenai perut, dada, leher dan paha. Tembakan ini membuat Bripka Rahmat Efendi tewas seketika.
(ysw)
Berita Terkait
3 Fakta Polisi Tewas...
3 Fakta Polisi Tewas Ditembak Polisi di Polres Solok Selatan, Didor Bagian Kepala
Satu Warga Sipil Jadi...
Satu Warga Sipil Jadi Tersangka Penembakan 3 Polisi di Lampung
Briptu MK yang Tembak...
Briptu MK yang Tembak Aldi di Girisubo Gunungkidul Ternyata Sedang Jalani Proses Demosi
Siswa Paskibra Semarang...
Siswa Paskibra Semarang Tewas Ditembak Polisi, LBH: Polisi Jangan Alihkan ke Hal Tak Sesuai Fakta
Polisi Tembak Polisi...
Polisi Tembak Polisi di Lampung Tengah, Akibatkan 1 Tewas
Remaja 18 Tahun di Atambua...
Remaja 18 Tahun di Atambua Tewas Ditembak Polisi
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
15 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
4 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved