DKI Diminta Ganjil Genap Juga Diterapkan untuk Sepeda Motor

Kamis, 08 Agustus 2019 - 06:14 WIB
DKI Diminta Ganjil Genap...
DKI Diminta Ganjil Genap Juga Diterapkan untuk Sepeda Motor
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta didesat untuk menerapkan ganjil genap bagi sepeda motor. Hal itu disampaikan oleh Pengamat Perkotaan Universitas Trisakti, Nirwono Joga.

"Penerapan ganjil-genap harus diterapkan kepada seluruh kendaraan bermotor, baik roda 4 maupun roda 2," kata Nirwono melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Rabu 7 Agustus 2019.

Nirwono menjelaskan, hal itu harus dilakukan jika Pemprov DKI benar-benar ingin mengurangi kepadatan lalu lintas di Jakarta. Karena, kata dia, roda dua dikenakan ganjil genap bisa menekan polusi udara serta menunjukkan keadilan berkendaraan lantaran sama-sama bayar pajak.

Selain itu, Nirwono juga menyarankan, agar lokasi perluasan ganjil genap memperhatikan ketersediaan angkutan umum dan transportasi massal yang terintegrasi dengang baik. Hal itu bisa diterapkan secara bertahap sampai benar-benar dapat diandalkan angkutan/transportasi umumnya.

"Pemprov DKI harus segera menerapkan jalan berbayar elektronik di ruas jalan raya yang padat, menerapkan e-parking progresif semakin mahal ke pusat kota dan menertibkan parkir liar, memperbanyak park and ride di terminal bus, stasiun kereta api, halte transit, membangun trotoar dan jalur sepeda lebih banyak di pusat kota," katanya.

Kemudian, lanjut Nirwono, Pemprov DKI harus memperbanyak penanaman pohon besar dan teduh sebagai penyerap polutan dan penghasil oksigen di seluruh wilayah DKI terutama di sepanjang jalan raya.

Dalam mengatasi kemacetan lalu lintas, Pemprov DKI juga harus menata ulang tata ruang kotanya, seperti membangun hunian vertikal yang terjangkau dan terpadu dekat jarringan transportasi massal. Sehingga warga sehari-hari cukup berjalan kaki atau bersepeda dalam beraktivitas ke sekolah, pasar, kantor dan menggunakan angkutan massal saat keluar dari kawasan.

"Pemprov DKI, Jawa Barat, dan Banten serta pemda se-Jabodetabek harus bekerja sama mengendalikan pertumbuhan permukiman yang semakin menjauh dari pusat kota dan tidak terintegrasi dengan jaringan transportasi massal," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Dukung Penerapan Ganjil...
Dukung Penerapan Ganjil Genap, Transjakarta Sesuaikan Jadwal Layanan Mulai 6 Juni
Jalur Ganjil-Genap di...
Jalur Ganjil-Genap di DKI Jakarta Diperluas, Ini 25 Titiknya
Catat! 25 Ruas Jalan...
Catat! 25 Ruas Jalan Ganjil Genap Diberlakukan Tilang Mulai Hari Ini
Volume Kendaraan Naik...
Volume Kendaraan Naik 6,25 Persen, Jakarta Kaji Perluas Ganjil Genap di 25 Ruas Jalan
Ganjil Genap Berlaku...
Ganjil Genap Berlaku di 25 Ruas Jalan Mulai Hari Ini, Cek Aturannya
Ganjil Genap di Jakarta...
Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Jam Berapa?
Berita Terkini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
22 menit yang lalu
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
50 menit yang lalu
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
54 menit yang lalu
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
1 jam yang lalu
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
5 jam yang lalu
Infografis
Hal Sederhana yang Bisa...
Hal Sederhana yang Bisa Membuat Sepeda Motor Irit Bensin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved