Capaian Pajak Baru Rp13 Triliun, DKI Minta Camat Lurah Ikut Lakukan Penagihan

Minggu, 28 Juli 2019 - 23:29 WIB
Capaian Pajak Baru Rp13...
Capaian Pajak Baru Rp13 Triliun, DKI Minta Camat Lurah Ikut Lakukan Penagihan
A A A
JAKARTA - Penerimaan pajak daerah di DKI Jakarta pada semester pertama 2019 baru mencapai Rp13,6 triliun atau sekitar 30,8% dari target pajak daerah dalam APBD DKI 2019 sebesar Rp44,1 triliun. Seluruh camat dan lurah di Jakarta pun diminta menjadi garda terdepan untuk mencapai target pajak tersebut.

Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, Faisal Syafruddin mengatakan, target pajak tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya yakni Rp38,1 triliun. Namun dia optimistis target pajak daerah pada 2019 ini akan tercapai 100%.

Apalagi penerimaan pajak per Juni 2019 sudah mencapai Rp13,6 triliun lebih tinggi dibanding tahun lalu."Sampai Juli ini sudah terlampaui Rp1,072 triliun lebih banyak penerimaannya dibandingkan tahun lalu," kata Faisal di Jakartaa pada Minggu (28/7/2019).

Faisal menjelaskan, dalam mencapai target pajak tersebut, BPRD tidak bekerja sendiri. Misalnya saja target pajak Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang cukup besar sekitar Rp9 triliun. Menurutnya, target tersebut tidak akan pernah tercapai lantaran ada instansi lain yang mengurusi pertelaaan, yaitu Dinas Cipta Karya untuk mempercepat proses BPHTB. Kemudian, proses izinnya, BPRD meminta Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Dimana orang yang melakukan izin harus selesai dulu perpajakannya.

Begitu juga dengan penyebaran kendaraan belum daftar ulang (BDU), menurut Faisal, apabila BPRD menyebarkan atau menagih sendiri wajib pajak, petugas pastinya akan keualahan. Untuk itu BPRD meminta bantuan wali kota, camat dan lurah untuk membantu menyebarkan kendaraan BDU.

"Kalau yang menagih camat atau lurah di wilayah tersebut kan lebih cepat. Salah satu pelampauan target melalui camat lurah, bassed on alamat. Hal ini lah yang nanti Insya Allah bisa mencapai atau melampaui target yang sesuai kita harapkan," ungkapnya.

Terkait kendaraan mewah penunggak pajak, Faisal menuturkan, jumlahnya semakin berkurang dari ribuan unit hanya tersisa 156 unit saja. Strategi door to door beberapa waktu lalu sangat efektif untuk meningkatkan penerimaan pajak dari para penunggak pajak.

"Kita kejar terus. Kita kan punya BPRD mobile, kita foto sudah bayar utang apa belum. Mobil mewah yang belum bayar pajak kita tempelin stiker atau imbauan untuk membayar. Nanti ke depannya kita bikin stiker, sekarang kita kasih imbauan sjaa. Mobil Anda belum membyar, silakan membayar ke Samsat terdekat," jelasnya.

Pengamat transportasi dari Univeristas Trisakti, Yayat Supriyatna berpendapat, penindakan yang dilakukan pemerintah dengan door to door sudah tepat, apalagi dibarengi dengan pembayaran di tempat. Menurutnya, pemaksaan pembayaran pajak di tempat menjadi terapi yang menumbuhkan kesadaran wajib pajak untuk bayar pajak sekaligus mengumpulkan pajak yang tertunggak.

"Kalau tidak ada tindakan, tidak ada kesadaran. Untuk bangun kesadaran harus ada tindakan. Sekaligus peraihan pajak menjadi skenario lainnya. Itu sah saja," pungkasnya.‎
(whb)
Berita Terkait
Pemprov Jatim Beri Diskon...
Pemprov Jatim Beri Diskon Pemutihan Pajak Kendaraan
Pemprov DKI Berikan...
Pemprov DKI Berikan Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor dan Hapus Sanksi
Asik, DKI Jakarta Diskon...
Asik, DKI Jakarta Diskon Pokok Pajak dan Pemutihan Sanksi Denda PKB
Pemprov Jakarta Bebaskan...
Pemprov Jakarta Bebaskan Denda Pajak Kendaraan selama 3 Bulan, Ini Syaratnya
Dongkrak PAD 2022, Pemprov...
Dongkrak PAD 2022, Pemprov Jawa Barat Sasar Pajak Motor Bekas
Pandemi Covid-19, Pendapatan...
Pandemi Covid-19, Pendapatan Tertinggi DKI dari Pajak Kendaraan Bermotor
Berita Terkini
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
20 menit yang lalu
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
39 menit yang lalu
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
45 menit yang lalu
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
3 jam yang lalu
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
3 jam yang lalu
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
3 jam yang lalu
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved