Bupati Kudus Terjaring OTT, Gubernur Jateng: Ini Memalukan

Sabtu, 27 Juli 2019 - 11:55 WIB
Bupati Kudus Terjaring...
Bupati Kudus Terjaring OTT, Gubernur Jateng: Ini Memalukan
A A A
WONOSOBO - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku marah dan malu karena Bupati Kudus M Tamzil terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal, Jawa Tengah siap menjadi provinsi pertama yang memiliki perwakilan KPK di daerah.

"Sejak awal saya memimpin Jateng, saya sudah usulkan agar mesti ada perwakilan KPK di daerah. Jateng siap memfasilitasi itu dan menjadi provinsi pertama yang memiliki perwakilan KPK di daerah," ujar Ganjar saat menghadiri prosesi ruwatan rambut gimbal di Alun-Alun Wonosobo, Sabtu (27/7/2019).

Adanya perwakilan KPK di daerah, lanjut dia sangat penting untuk mitigasi korupsi. Setidaknya, KPK di daerah dapat melakukan koordinasi supervisi pencegahan praktik korupsi.

"Kami sudah menawarkan dari dulu, namun belum ada respons. Jogja juga sudah menawarkan dan saya minta Jateng disegerakan. Kalau perlu hari ini dibahas, minggu depan kami siapkan. Kami siap membantu memfasilitasi semua itu secepatnya," tegasnya.

Dengan adanya perwakilan KPK di daerah, kata Ganjar maka praktik-praktik korupsi seperti yang terjadi pada Bupati Kudus tidak terjadi lagi. "Ini memalukan, saya dan semua masyarakat Jateng malu. Malu betul. Saya katakan ini nekat dan cenderung ndableg, dengan pengawasan ketat delapan institusi dan keterbukaan masyarakat, masih ada praktik korupsi terjadi," tegasnya.

Pihaknya tak kurang-kurang dalam upaya mitigasi korupsi kepada seluruh kepala daerah di Jateng. Setiap melantik kepala daerah, Ganjar selalu menegaskan soal pentingnya menjaga integritas dan menandatangani pakta integritas.

"Selain itu, hanya Jateng yang setiap kepala daerah diikutkan pelatihan antikorupsi di KPK. Namun ternyata, sikap individu, pikiran, mindset dari masing-masing individu itu sulit. Nek wis dikandani angel (kalau sudah diberitahu sulit), dilatih ndak bisa, maka OTT menjadi obat mujarab," tegasnya.

Sekadar diketahui, KPK melakukan OTT di Kabupaten Kudus pada Jumat (26/7/2019). Dalam OTT terkait jual beli jabatan tersebut, KPK mengamankan Bupati Kudus, M Tamzil dan delapan orang lainnya.
(kri)
Berita Terkait
Breaking News: KPK juga...
Breaking News: KPK juga Gelar OTT di Pati Jateng
Tiba di KPK, Pejabat...
Tiba di KPK, Pejabat DJKA Jateng Langsung Diperiksa Intensif
Tekan COVID-19, Jateng...
Tekan COVID-19, Jateng Gelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan secara Masif
Kena OTT KPK, Pejabat...
Kena OTT KPK, Pejabat DJKA Jateng Digiring ke Jakarta Malam Ini
KPK Geledah Kantor Bupati...
KPK Geledah Kantor Bupati dan Ruangan Dinas di Pemkab Pemalang
Periksa Kepala BPPD...
Periksa Kepala BPPD Pemkab Sidoarjo, KPK: Dalami Penggunaan Dana Insentif
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
19 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved