Bambu Getah Getih Dibongkar, Gerindra Minta Jangan Salahkan Gubernur

Jum'at, 19 Juli 2019 - 12:52 WIB
Bambu Getah Getih Dibongkar,...
Bambu Getah Getih Dibongkar, Gerindra Minta Jangan Salahkan Gubernur
A A A
JAKARTA - DPD Gerindra DKI Jakarta meminta kepada masyarakat untuk tidak menyalahkan Gubernur DKI, Anies Baswedan terkait perobohan instalasi Bambu Getah Getih yang menelan biaya mencapai Rp550 juta.

"Gerindra meminta yang merencanakan itu bertanggung jawab menjelaskan kepada publik. Jangan semua masalah itu ditimpakan kepada Gubernur ya," ungkap Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif saat dihubungi Jumat (18/7/2019).

Dia menuturkan, seharusnya publik tidak terlalu mempermasalahkan dana pembangunan karya seniman Joko Avianto itu. Sebab, menurut dia, dana pembangunan Bambu Getah Getih berasal dari urunan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik DKI.( Baca: Bambu Getah Getih Dibongkar, Pengamat: Karya Seni Tak Bisa Diukur Materi )

Pihak yang harusnya dirugikan dalam hal ini adalah BUMD, lantaran mereka yang mengeluarkan uang melalui biaya Coorporate Social Responsibility (CSR).
"BUMD kan bisa mengambil dari CSR. Kalau dari CSR ya tergantung kepada yang memberikan, mubazir tidaknya. Kedua, kalau dari BUMD saya menyayangkan perencanaannya," jelas dia.

Meskipun begitu, Syarif meminta agar pihak yang merencanakan lebih berhati-hati dalam menggunakan anggaran."Sekali lagi saya mengingatkan perencanaan yang baik ya tidak asal-asalan. Terulang kesalahan saat perencanaan sehingga pada saat pelaksanaan belanja barang itu menjadi masalah salah satunya belum setahun belum dipangkas," ucapnya.( Baca: Seniman Bambu Getah Getih Sebut Daya Tahan Karyanya hanya Setahun )

Seperti diketahui, Kepala Dinas Kehutanan, Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Suzi Marsitawati, mengungkapkan bahwa pembongkaran instalasi bambu getih-getah pada Rabu, 17 Juli 2019 malam kemarin karena bambu tersebut mulai rapuh dan dan dikhawatirkan akan roboh.

Bambu getah getih diresmikan oleh Gubernur Anies pada 16 Agustus 2018 lalu. Instalasi getih getah itu dibangun untuk mempercantik Jakarta dalam rangka perhelatan Asian Games 2018. Saat peresmian Gubernur Anies mengatakan instalasi seni bambu tersebut hanya bertahan selama 6 hingga 12 bulan saja.

Hal ini karena materialnya dari bambu. Di sisi lain, material ini mudah didaur ulang. "Ya keunggulan bambu adalah biodegradable, sehingga otomatis didaur ulang alam," jelas Anies.
(whb)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
15 menit yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
1 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
3 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
3 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
4 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved