Kerbau Bule 'Kramat' Milik Keraton Solo Keturunan Kiai Slamet Bertambah 1 Ekor

Kamis, 18 Juli 2019 - 15:58 WIB
Kerbau Bule Kramat Milik...
Kerbau Bule 'Kramat' Milik Keraton Solo Keturunan Kiai Slamet Bertambah 1 Ekor
A A A
SOLO - Jumlah kerbau bule keturunan Kiai Slamet milik Keraton Kasunanan Surakarta atau Keraton Solo kembali bertambah. Salah satu kerbau betina, Nyai Paing melahirkan seekor kerbau berjenis kelamin betina.

Kerbau Nyai Pahing beranak pada Selasa (16/7/2019) siang lalu sekitar pukul 12.00 WIB. Proses kelahiran berjalan normal oleh induknya sendiri.

“Sebelumnya hamil 9 bulan, induknya dikasih jagung biar air susunya banyak,” kata Heri Sulistyo, Srati (pawang) kerbau bule Keraton Solo, Kamis (18/7/2019).

Dengan demikian, anak kerbau yang baru dilahirkan dapat minum dengan banyak dan kenyang. Sebab untuk anak kerbau yang baru saja dilahirkan, asupan makanannya hanya mengandalkan dari air susu induknya. Tidak ada perlakuan khusus untuk kerbau yang baru saja dilahirkan.

Namun untuk sementara kandangnya disendirikan hingga memasuki masa sepasaran atau lima hari setelah melahirkan.

“Kalau setelah sepasar bisa digabung dengan yang lain,” terangnya. Dengan bertambah satu ekor, maka jumlah total kerbau keturunan Kiai Slame saat ini sebanyak 19 ekor. Rinciannya kerbau betina 12 ekor dan kerbau jantan 7 ekor.

Pada bulan puasa lalu, dua ekor kerbau betina lainnya juga melahirkan. Dua ekor kerbau berjenis kelamin betina dan jantan. Anak kerbau yang dilahirkan dari kerbau Nyai Juminten diberi nama Boy, dan anak kerbau yang dilahirkan dari kerbau Nyai Ngatmini diberi nama Jumi.

Kerbau bule Kiai Slamet dan keturunannya sejak dulu merupakan binatang yang dianggap sebagai salah satu pusaka milik Keraton Kasunanan Surakarta. Kerbau kerbau itu berada di barisan terdepan saat kirab keraton menyambut malam 1 Suro. Dalam keseharian, kerbau kerbau itu berada di kandang yang ada di Alun Alun Kidul (Selatan) Keraton Solo.

Pengelola Alun Alun Selatan dan Kerbau keturunan Kiai Slamet KRMH Aditya Soerya Herbanu mengatakan, kerbau yang baru dilahirkan sejauh ini belum diberi nama karena masih menunggu sepasaran yang jatuh pada Sabtu 20 Juli 2019 besok. “Pada hari itu nanti ada bancakan sepasaran,” ungkapnya.
(sms)
Berita Terkait
Dikritik Tidak Terurus,...
Dikritik Tidak Terurus, Benda-benda Pusaka Keraton Kasepuhan Dibersihkan
Kisah Pakubuwono III...
Kisah Pakubuwono III Dikejar Putri Madura Sambil Menghunus 2 Pusaka, Lari Terbirit-birit hingga Celananya Lepas
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Misteri Batu Meteor...
Misteri Batu Meteor dan Kisah Kehebatan Pusaka Tombak Baru Klinting serta Kiai Pleret
Perjanjian Giyanti Pecah...
Perjanjian Giyanti Pecah Pusaka Kesultanan Mataram ke Surakarta dan Yogyakarta
Ulama Keraton Solo,...
Ulama Keraton Solo, KRT Pujo Setyonodipuro Tutup Usia
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
6 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
7 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
8 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
8 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
9 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
10 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved