Pengadilan Agama Pangkalan Bun Dirampok, Penjaga Kantor Disekap 3 Jam

Rabu, 17 Juli 2019 - 12:54 WIB
Pengadilan Agama Pangkalan...
Pengadilan Agama Pangkalan Bun Dirampok, Penjaga Kantor Disekap 3 Jam
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Kantor Pengadilan Agama (PA) Pangkalan Bun di Jalan Pasir Panjang, Kumpai Batu Atas, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah dirampok, Rabu (17/7/2019) dini hari.

Sekitar pukul 00.30 Wita, penjaga kantor Kadiyanto (30) mendengar suara mencurigakan dari arah jendela. “Jadi Kadiyanto sempat mendengar ada suara membuka jendela di ruang Posbakum. Kemudian dia bangun, pas membuka pintu langsung ditodong pedang ke arah lehernya. Korbanpun langsung mengikuti perintah kedua pelaku yang mukanya ditutup masker,” ujar Humas PA Pangkalan Bun, Ahmad Zuhri, Rabu (17/7/2019) siang.

Perampok selanjutnya mengikat kaki dan tangan Kasdiyanto dengan taplak meja pengadilan. Sedangkan mata dan mulutnya ditutup lakban. Setelah itu korban disekap di salah satu ruangan.

Ahmad Zuhri melanjutkan, saat ini korban sedang menjalani pemeriksaan di pusat kesehatan karena mengalami luka ringan di bagian pelipis sebelah kanan. “Korban masih diperiksa dan pijit karena sempat disekap selama 3 jam,” ujarnya.

Setelah disekap dan ditinggal perampok, korban ditemukan dan ditolong oleh Panitera Pengadilan Agama Pangkalan Bun, Muhammad Aini. Dalam kesaksiannya, Muhammad Aini menceritakan bahwa pukul 03.30 WIB menjelang waktu subuh, dia mendengar ada suara minta tolong orang dan bilang ada rampok.“Saya tinggal di rumah dinas belakang kantor Pengadilan Agama. Saya dengar suara orang minta tolong di jendela kantor. Setelah saya datangi, ternyata Kadiyanto sudah dalam posisi terikat kaki dan tangan, muka dan mulut ditutup lakban,” papar Aini .
Setelah ikatan dilepas, Kadiyanto baru menjelaskan kalau sempat disekap kedua pelaku sejak sekitar jam 00.30 hingga 03.30 WIB. “Setelah kita cek ke semua ruangan pengadilan, barang barang yang hilang di antaranya laptop 4 unit, 1 microtik CCTV, monitor CCTV satu set beserta server, brankas berisi uang Rp10 juta dibobol, uang Rp1,04 juta dan handphone korban dibawa pelaku,” urainya.

Kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Arut Selatan dan langsung ditangani juga oleh tim identifikasi Polres Kotawaringin Barat. “Polisi sudah mulai menganalisa. Tapi apa yang dilakukan bisa langsung konfirmasi saja,” tambah Ahmad Zuhri.
(shf)
Berita Terkait
Ratusan Anak Didik LPP...
Ratusan Anak Didik LPP Enter Pangkalan Bun Ikuti Ujian Sertifikasi Profesi BNSP
Mandi di Sungai Arut...
Mandi di Sungai Arut Habis Lebaran, Karyawan Tenggelam dan Belum Ditemukan
Bakar Lahan untuk Buka...
Bakar Lahan untuk Buka Kebun Sawit, 2 Warga Kobar Dipenjara
Kreatif, Ibu PKK Ini...
Kreatif, Ibu PKK Ini Ciptakan Kerupuk Raksasa 'Sorgum Dewa'
Waket DPRD Kobar Berharap...
Waket DPRD Kobar Berharap Tim Nakes RS SI Utamakan Layani Pasien COVID-19 yang Lemah
Perampokan Toko Emas...
Perampokan Toko Emas Bersenjata Api di Siang Hari Gegerkan Warga Kobar
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
37 menit yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
2 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
3 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
3 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
3 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
4 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved