Coto Manggala Khas Kobar Dipromosikan di Acara PEDA KTNA Kotim

Kamis, 11 Juli 2019 - 10:33 WIB
Coto Manggala Khas Kobar...
Coto Manggala Khas Kobar Dipromosikan di Acara PEDA KTNA Kotim
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali mempromosikan Coto Manggala dalam event Pekan Daerah (Peda) XII Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) tingkat provinsi di Desa Eka Bahurui Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Tak kurang dari 300 mangkuk kuliner khas Kobar berbahan dasar manggala/singkong ini bisa dinikmati pengunjung stand Kobar. Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran berkesempatan mampir di stand Kobar dan mencicipi Coto Manggala, setelah membuka Peda XII KTNA tingkat provinsi itu.

Bupati Kobar, Nurhidayah langsung memperkenalkan Coto Manggala kepada pengunjung. "Ini makanan khas Kotawaringin Barat. Rasanya enak," ujarnya.

Manggala/singkong merupakan salah satu umbi yang memiliki nilai strategis sebagai sumber karbohidrat. Umbi manggala/singkong mengandung 146-157 kalori per 100 gram bahannya sehingga bisa disejajarkan dengan kentang, terigu dan beras.

Maka keberadaan Coto Manggala yang biasa disajikan dengan kuah dari daging (fillet) ikan yang dihaluskan, kikil sapi, suwiran ayam kampung, dadar telur ayam, tambahan soun, potongan wortel, taburan seledri, bawang goreng, keripik dan bumbu menjadi sebuah paket komplit.

Tak hanya sekadar nikmat di lidah, semangkuk Coto Manggala juga memberi kita asupan karbohidrat, protein juga vitamin A, B1 dan C yang bermanfaat untuk tubuh.

Kepala DKP, Ida Pandanwangi mengatakan, tujuan DKP dalam mempromosikan Coto Manggala untuk melestarikan kuliner khas Kobar. sehingga tetap bisa dinikmati kaum muda penerus bangsa.

"Selain itu, kita juga berharap dengan adanya promosi yang berkelanjutan dari DKP maka masyarakat akan lebih mengenal manggala atau singkong ini. Bahwa umbi ini bisa menjadi substitusi atau makanan pengganti beras. Dengan makan semangkuk Coto Manggala energi yang kita peroleh setara dengan sepiring nasi," sambung Ida.

Selain itu, Ida menerangkan pelestarian Coto Manggala bisa menjadi salah satu aset wisata kuliner di Kobar yang mampu menarik minat wisatawan. "Jika kuliner khas Kobar ini diminati, pelaku usahanya tentu akan mendapat berkah berupa meningkatnya pendapatan keluarga," terangnya.
(rhs)
Berita Terkait
Kodim 1014 Pangkalan...
Kodim 1014 Pangkalan Bun Bantu APD ke Pemkab Kotawaringin Barat
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi Dana Pemkab Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar Langsung Ditahan
DPRD Kotawaringin Barat...
DPRD Kotawaringin Barat Apresiasi Pemkab Atas Raihan Opini WTP ke-9 Kali
Ratusan Anak Didik LPP...
Ratusan Anak Didik LPP Enter Pangkalan Bun Ikuti Ujian Sertifikasi Profesi BNSP
Idul Adha, PT KPC Salurkan...
Idul Adha, PT KPC Salurkan 9 Sapi dan 7 Kambing di Kobar dan Lamandau
Mandi di Sungai Arut...
Mandi di Sungai Arut Habis Lebaran, Karyawan Tenggelam dan Belum Ditemukan
Berita Terkini
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
12 menit yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
18 menit yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
39 menit yang lalu
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
1 jam yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
2 jam yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved