Jawa Darurat Kekeringan, ACT Siap Pasok Air Bersih

Senin, 01 Juli 2019 - 20:03 WIB
Jawa Darurat Kekeringan,...
Jawa Darurat Kekeringan, ACT Siap Pasok Air Bersih
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis potensi kekeringan meteorologis di beberapa wilayah di Indonesia. Berdasarkan hasil pemantauan curah hujan hingga 20 Juni 2019 lalu, sebagian besar wilayah Pulau Jawa masuk dalam kategori Siaga.

Dari pemantauan tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tasikmalaya selama pekan kedua Juni 2019, sudah ada 9 kecamatan yang mulai mengalami kekeringan. Tidak hanya di Tasikmalaya, Kabupaten Semarang juga dilanda kekeringan. Air sumur yang biasa dimanfaatkan warga di tujuh kecamatan di Semarang telah mengering.

Mereka pun terpaksa memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan mandi dan mencuci. Warga juga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membei air minum.

Menanggapi kekeringan di sejumlah wilayah di pulau jawa, Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyiapkan sejumlah program pasokan air bersih. Kepala cabang ACT Jateng Sri Suroto mengatakan, ia dan tim akan berusaha merespons cepat krisis air bersih akibat kemarau di Semarang.

"ACT sebagai salah satu lembaga kemanusiaan akan merespons cepat dengan suplai air bersih melalui water tank. Tim program segera gerak cepat memastikan asesmen dan menyampaikan ke publik untuk menggerakkan kepedulian," terang Suroto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/6/2019).

Menurut Suroto, kekeringan sangat berpengaruh terhadap produk pertanian, ketersediaan pangan, dan kemiskinan. Ia menyatakan, menyuplai kebutuhan air bersih menjadi momen saling membantu.

"Air adalah kebutuhan pokok. Dengan cepat semua elemen bahu membahu menolong saudara kita yang terdampak kekeringan," lanjutnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
(BMKG) pada rilisnya Maret lalu mengungkapkan, awal musim kemarau akan dimulai pada April 2019. Ada beberapa wilayah yang perlu mewaspadai datangnya kemarau lebih awal. Mereka di antaranya Nusa Tenggara Timur dan Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, serta Jawa Barat bagian tengah dan selatan.
(rhs)
Berita Terkait
Musim Kemarau, 12 Kecamatan...
Musim Kemarau, 12 Kecamatan di Majalengka Rawan Kekurangan Air Bersih
Kekeringan Melanda 2...
Kekeringan Melanda 2 Desa di Cilacap, 627 Jiwa Terdampak
Ngawi Dilanda Kekeringan,...
Ngawi Dilanda Kekeringan, Masyarakat Kesulitan Air Bersih untuk Masak dan Mandi
Kekeringan Intai 4 Kecamatan...
Kekeringan Intai 4 Kecamatan di Tulungagung, BPBD: Mulai Hemat Air
Pulau Jawa Dilanda Kekeringan,...
Pulau Jawa Dilanda Kekeringan, BNPB Sebut Sudah Fase Darurat Air Bersih
Krisis Air Bersih dan...
Krisis Air Bersih dan Kekeringan, Warga Karawang Dapat Bantuan Water Treatment Plant
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
7 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
7 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
8 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
8 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
11 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
11 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved