Dokter-Dokter Cantik Layani Pemasangan Alat Kontrasepsi Gratis

Jum'at, 28 Juni 2019 - 15:25 WIB
Dokter-Dokter Cantik...
Dokter-Dokter Cantik Layani Pemasangan Alat Kontrasepsi Gratis
A A A
DEMAK - Sejumlah dokter cantik dikerahkan untuk melayani pemasangan alat kontrasepsi di Lapangan Pucanggading, Mranggen, Demak, Jawa Tengah. Alat kontrasepsi yang paling diminati ibu-ibu adalah jenis implan karena jangka waktunya lama dan tidak membutuhkan perawaran rumit.

"Kalau ini (implan) kan kita tidak repot, setelah pasang selesai, aman (tidak terjadi pembuahan)," kata Irmayanti, warga Mranggen seusai pemasangan implan dalam kegiatan bakti sosial yang digelar Polda Jawa Tengah, Jumat (28/6/2019).

"Pemasangan juga sebentar, paling cuma 15 menit. Ini yang kedua kalinya saya pasang implan. Siklus M (menstruasi) juga relatif normal. Jadi lebih memilih ini saja," lugas perempuan berkerudung itu.

Implan atau yang dikenal sebagai KB susuk, berupa tabung plastik kecil dan fleksibel seukuran batang korek api. Alat itu berisi hormon untuk mencegah kehamilan. Pemasangannya dengan cara dimasukkan (atau diimplan) ke dalam kulit lengan atas.

Bertempat di ruangan salah satu sekolah sekitar Lapangan Pucanggading, puluhan ibu-ibu tampak duduk mengantre. Tiga perempuan di dalam ruangan tengah menjalani pemasangan implan oleh beberapa petugas medis. Semuanya perempuan.

Jari-jari lentik petugas medis itu tampak membedah kulit lengan pasien. Sedikit goresan pisau. Meski berdarah, namun pasien tak mengerang kesakitan. Mereka hanya menutupi sedikit matanya dengan ujung kerudung yang dikenakan.

"Sakit Bu?," tanya petugas medis. "Enggak kan?," sambungnya ramah. "Enggak hanya sedikit ngilu aja," jawab pasien yang ditunggui keluarganya di luar ruangan.

"Mungkin masyarakat lebih suka karena jangka waktunya lama, bisa tiga tahun. Beda dengan KB suntik yang secara periodik harus suntik, misalnya per tiga bulan," kata Kepala Poliklinik Bidokkes Polda Jawa Tengah dr Selvy Lianawati.

"Kalau implan itu lama (jangka waktunya) Cara pemasangannya juga simpel. Pasien kita bius agar tidak merasakan sakit tapi masih sadar," lugas perempuan berparas ayu tersebut.

Dia juga menyampaikan, selain implan petugas juga melayani pemasangan alat kontrasepsi IUD. Ratusan petugas medis diterjunkan ke lokasi untuk melayani warga yang berdatangan dari berbagai desa.

"Kalau petugas medis banyak juga ya. Ada ratusan dari dokkes maupun petugas medis dari RS Bhayangkara. Selain pemasangan alat KB, juga ada pemeriksaan gigi, tensi, termasuk pembagian sembako," bebernya.
(shf)
Berita Terkait
BKKBN Kembali Raih Penghargaan...
BKKBN Kembali Raih Penghargaan Tertinggi Dunia Bidang Kependudukan Setelah 33 Tahun
Kemendukbangga/BKKBN...
Kemendukbangga/BKKBN Dorong Kesadaran Anti-Bullying Lewat Gen Z
Pandemi COVID-19 Mengancam...
Pandemi COVID-19 Mengancam Bonus Demografi
Hasto Wardoyo Dorong...
Hasto Wardoyo Dorong BKKBN Sulsel Maksimalkan Penggunaan Anggaran
Peringati Hari Keluarga...
Peringati Hari Keluarga Nasional, BKKBN Komitmen Tekan Angka Stunting
BKKBN Terus Edukasi...
BKKBN Terus Edukasi Masyarakat Cetak Usia Produktif Berkualitas
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
8 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
8 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
10 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved