ACT Terus Dampingi Puluhan Ribu Jiwa Terdampak Banjir Samarinda

Jum'at, 14 Juni 2019 - 16:14 WIB
ACT Terus Dampingi Puluhan...
ACT Terus Dampingi Puluhan Ribu Jiwa Terdampak Banjir Samarinda
A A A
SAMARINDA - Hujan lebat dan pasangnya sungai yang terjadi sejak Kamis 6 Juni 2019 di Kota Samarinda telah menyebabkan banjir bandang hampir di seantero kota. Berdasarkan data dari BPBD Kota Samarinda terdapat 13 kelurahan, 5 Kecamatan, 17.485 KK dan 56.123 Jiwa yang menjadi korban terdampak banjir.
ACT Terus Dampingi Puluhan Ribu Jiwa Terdampak Banjir Samarinda

Merespon bencana ini, Aksi Cepat Tanggap (ACT) melalui tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) hadir melakukan pendampingan hingga hari ke-8 pascalebaran Idul Fitri ini dan mendistribusikan bantuan berupa kebutuhan dasar.

Ketua MRI-ACT Kaltim Nuraini menyatakan, tim ACT telah melakukan pendistribusian ribuan makanan siap santap, obat-obatan, dan bantuan logistik lainnya ke titik-titik bencana. “Lebih dari 700 nasi bungkus sudah dibagikan hari ini. Kebutuhan yang masih dibutuhkan adalah perlengkapan bayi dan obat-obatan,” ungkapnya, Jumat (14/6/2019) dalam penyataan tertulis yang diterima SINDOnews.
ACT Terus Dampingi Puluhan Ribu Jiwa Terdampak Banjir Samarinda

Respon bencana yang dimaksimalkan oleh tim ACT dan MRI pun dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. Suminah, (95) yang tinggal di Jalan Gelatik, Gg Titian 2 mengungkapkan bahwa tinggi banjir lebih dari 1 meter yang telah menggenang rumahnya membuat aktivitas kesehariannya lumpuh.

“Kegiatan saya sehari-hari biasanya jualan sayur, kue, atau apa saja. Banjir sebelumnya gak pernah separah ini, biasanya gak sampai ngungsi. Saya di sini gak ada keluarga, gak punya anak, saya sendirian di sini. Saya sering dibantu-bantu dengan tetangga saya, kalau sekarang pas banjir Alhamdulillah, sering dibantu-bantu tim di posko ini. Alhamdulillah semua kebutuhan terpenuhi, kayak makanan, obat-obatan,” ungkapnya.

Hingga kini, pemerintah setempat memberikan peringatan dini kepada warga Samarinda untuk terus waspada hujan deras di sertai angin kencang dan kilat/petir di wilayah Samarinda terutama pagi hingga siang hari. Selain itu, masa tanggap darurat pun diperpanjang hingga tanggal 21 Juni 2019.
(sms)
Berita Terkait
Tiga Orang Dikabarkan...
Tiga Orang Dikabarkan Hilang Terseret Banjir Bandang Sukabumi
Humanity Food Truck...
Humanity Food Truck Salurkan Makanan Siap Saji ke Pengungsi Banjir Lutra
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Cerita Pilu Banjir Ciamis,...
Cerita Pilu Banjir Ciamis, Penjual Gorengan Hilang Terseret Arus
Ngeri! Banjir Bandang...
Ngeri! Banjir Bandang Terjang OKU Selatan, 3 Orang Sekeluarga Hilang Terseret Arus Sungai
Nenek dan Cucu Korban...
Nenek dan Cucu Korban Banjir Pasuruan Ditemukan Tewas di Tumpukan Sampah
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
7 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
7 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved