Wali Kota Bogor Janji Penataan Pasar Anyar Rampung Desember 2019

Selasa, 11 Juni 2019 - 00:06 WIB
Wali Kota Bogor Janji...
Wali Kota Bogor Janji Penataan Pasar Anyar Rampung Desember 2019
A A A
BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menargetkan Pasar Kebon Kembang atau biasa dikenal Pasar Anyar yang semakin semrawut oleh PKL dan angkot, dapat tertata rapih pada Desember 2019.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Bogor Bima Arya saat meninjau Pasar Kebon Kembang bersama Wakilnya Dedie A Rachim, Senin (10/6/2019). Keduanya tampak jengah saat menemukan banyaknya PKL yang berjualan di badan jalan hingga parkir motor sembarangan.

"Sekarang kita mulai sosialisasi dulu kepada para pedagang mengenai langkah-langkah yang akan kita lakukan sambil kemudian didata lagi. Data terakhir ada sekitar 300-an pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Dewi Sartika hingga Sawojajar, nanti akan didata lagi agar lebih valid," ungkap Bima.

Maka dari itu, pihaknya menargetkan, penataan kawasan Pasar Kebon Kembang, khususnya yang berada di Jalan Dewi Sartika dan sekitarnya, rampung pada Desember 2019.

"Insya Allah akhir tahun ini Pasar Anyar dan sekitarnya ini akan jauh lebih tertib. Jadi ini program penataan bertahap. Desember akan ada beberapa langkah untuk relokasi PKL, jadi tidak ada yang digusur, yang ada di geser-geser saja, direlokasi," jelasnya.

Selain sosialisasi dengan para pedagang, lanjut Bima, Pemkot juga akan melakukan koordinasi dengan Forum Corporate Social Responsibility (CSR). "Jadi ada yang pakai APBD dianggarkan di perubahan, dan ada juga kontribusi CSR," ucapnya.

Menurutnya, penataan kawasan tersebut harus dilakukan untuk menormalkan jalur lalu lintas kendaraan roda empat dan roda dua dari Sudirman-Sawojajar-MA Salmun.

"Targetnya adalah lalu lintas lancar di sini, jangan sampai ada keluhan-keluhan macet lagi. Terus yang belanja juga nyaman, jadi tidak ada lagi bulan Desember nanti pedagang-pedagang yang meluber sampai ke jalan. Warga sekitar pasar juga tidak merasa terganggu lagi," tandasnya.

Sementara itu, Dedie A Rachim mengatakan akan ada tim khusus yang dibentuk dalam menata kawasan Pasar Kebon Kembang. ia berharap dengan adanya tim khusus ini, kawasan Pasar Kebon Kembang tak terjadi lagi Kesemrawutan, karena akan ada patroli rutin setiap hari.

"Satpol PP akan dievaluasi. Akan dibentuk unit khusus patroli nanti yang tugasnya muter. Ada tiga shift, pagi siang, siang sore, dan sore malam," katanya.

Unit khusus dari Satpol PP ini bersama-sama Dishub akan terus patroli ke pasar-pasar, ke tempat publik terbuka dan ke taman-taman, untuk memeriksa ketertiban. "Ini semua jadi untuk mengamankan skenario itu," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Video Warga Kota Bogor...
Video Warga Kota Bogor Berjubel di Pasar, 4 Pengunjung dan Pedagang Reaktif COVID-19
Hari Ini, Pemkot Bogor...
Hari Ini, Pemkot Bogor Terapkan Pasar Tradisional Bebas Plastik
450 Pelindung Wajah...
450 Pelindung Wajah Dibagikan untuk Pedagang Pasar Sukasari Bogor
Revitalisasi Pasar Ciputat...
Revitalisasi Pasar Ciputat di Tengah Pandemi, Lapak Pedagang Bakal Digusur
Mulai Dibuka, Mal di...
Mulai Dibuka, Mal di Bogor Tetap Berisiko Tinggi Dibanding Pasar Tradisional
Kota Bogor Matangkan...
Kota Bogor Matangkan Larangan Penggunaan Kantong Plastik di Pasar Tradisional
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
3 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
3 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
4 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
4 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
4 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
4 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved