Ratusan Massa Serang Kantor Distrik di Papua, 4 Tewas Tertembak

Senin, 27 Mei 2019 - 18:36 WIB
Ratusan Massa Serang...
Ratusan Massa Serang Kantor Distrik di Papua, 4 Tewas Tertembak
A A A
JAYAPURA - Ratusan warga menyerang dan merusak Kantor Distrik di Kampung Fayit, Distrik Fayit, Kabupaten Asmat, Papua, Senin (27/05/2019) sekira pukul 10.00 WIT. Penyerangan diduga dilakukan oleh sekelompok massa diduga dari pendukung salah satu calon legislatif (Caleg) yang tidak terima hasil keputusan pemilihan legislatif (Pileg).

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi menjelaskan, melihat situasi anarkistis yang terjadi secara tiba-tiba, empat orang anggota Pos Ramil Fayit (letak Pos Ramil sekitar 50 m dari Kantor Distrik dan berada dalam kepungan massa) keluar dari pos untuk berusaha mengendalikan Massa.

"Salah seorang anggota posramil mengeluarkan tembakan ke atas untuk menghalau massa, namun massa justru semakin beringas dan berbalik menyerang anggota TNI tersebut. Dalam situasi terancam salah seorang anggota posramil terpaksa mengeluarkan tembakan sambil mundur ke arah Pos untuk menyelamatkan diri dan mengamankan pos dengan kekuatan yang sangat terbatas," kata Kapendam dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (27/5/2019).

Dari kejadian tersebut, kata Kapendam, mengakibatkan jatuh korban dari perusuh antara lain, Jhon Tatai (25) luka tembak siku tangan kanan dan kiri, korban saat ini sudah dievakuasi RSUD Asmat, Xaverius Sai (40) Kp Bawus meninggal dunia, Nikolaus Tupa (38) Kp Akantapak meninggal dunia, Matias Amunep (16) Kp Akantapak meninggal dunia dan Frederikus Inepi (35) Kp Bagair meninggal dunia.

Selanjutnya untuk mengamankan situasi telah tiba di Distrik Fayet gabungan TNI/Polri 25 orang dan Kesbangpol dari Distrik Agast, Kab Asmat, sampai laporan ini diterima massa sudah berhasil ditenangkan dan situasi sudah kondusif.

Setelah menerima laporan, lanjut Kapendam, Pangdam XVII/Cenderawasi Mayor Jenderal TNI Yosua Pandit Sembiring segera bertidak cepat dan berkoordinasi dengan Kapolda Papua serta Komnas Ham Papua untuk membentuk tim investigasi guna mendapatkan keterangan yang akurat.

"Rencana besok pagi Selasa (28/05/2019) Tim investigasi yang terdiri dari unsur Pomdam XVII/Cenderawasi, Kumdam XVII/Cend, Kesdam XVII/Cend, Korem 174/ATW, Polda Papua dan Komnas HAM Papua akan berangkat ke Fayet. Tim akan dipimpin langsung oleh Danrem 174/ATW Brigjen TNI R. Agus Abdurrauf.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, ungkap Kapendam, bahwa salah seorang caleg dari salah satu Parpol merasa dirinya mendapatkan kursi, namun nama yang bersangkutan digantikan dari orang lain dari Partai yang sama oleh ketua Partai.

"Tidak terima dengan keputusan tersebut caleg yang bersangkutan mengerahkan massa sekitar 350 orang menggunakan senjata tajam dan senjata tradisional serta melakukan peyerangan ke kantor distrik yang mengakibatkan kerusakan kantor Distrik dan rumah salah seorang anggota DPRD Asmat atas nama Handayani," tandas Kapendam.
(sms)
Berita Terkait
Pendekatan Jokowi ke...
Pendekatan Jokowi ke Papua Harus Ditopang dengan Iklim Demokrasi
KontraS Sorot Dugaan...
KontraS Sorot Dugaan Penembakan terhadap Tiga Warga Sipil di Papua
OPM Tembak Warga Sipil...
OPM Tembak Warga Sipil di Tembagapura, 1 Korban Kritis
Bentrok di Sentani Masih...
Bentrok di Sentani Masih Berlanjut, Dua Kubu Lengkapi Sajam
Penyelesaian Papua Harus...
Penyelesaian Papua Harus dengan Pendekatan Persuasif Bukan Kekuasaan
Kronologi Aksi Saling...
Kronologi Aksi Saling Serang Antar Suku di Kabupaten Jayawijaya Papua
Berita Terkini
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
5 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
6 jam yang lalu
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
7 jam yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
8 jam yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
9 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
9 jam yang lalu
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved