Sidak di Terminal Kampung Rambutan, Menhub Temukan Satu Bus Tak Laik

Minggu, 26 Mei 2019 - 18:55 WIB
Sidak di Terminal Kampung...
Sidak di Terminal Kampung Rambutan, Menhub Temukan Satu Bus Tak Laik
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Terminal Kampung Rambutan, kemarin. Dalam Sidak tersebut, Budi menemukan satu bus yang tidak memenuhi persyaratan dan tidak diizinkan beroperasi.

Sebelum sampai Kampung Rambutan, Budi telah meninjau Stasiun Gambir dan Bandara Internasional Soekarno Hatta. Dalam inspeksinya, Menteri Budi menggunakan bus lantaran ingin memastikan bus yang ada bagus semua.

"Kalau bus bagus, masyarakat banyak yang menggunakan bus untuk angkutan massal. Kita selalu berusaha untuk meningkatkan pemakai angkutan masal meningkat," kata Budi di Terminal Kampung Rambutan pada Minggu (26/5/2019).

Untuk menekankan peningkatan angkutan massal, Budi bakal meningkatkan kualitas pelayanan Terminal Kampung Rambutan. Terlebih terkait dengan keselamatan perjalanan selama musim mudik Lebaran 2019.

Kementerian Perhubungan, lanjut Budi, akan meningkatkan level of service dari Terminal Kampung Rambutan. Termasuk mendisiplinkan armada melalui ramp check dan penerapan tarif tiket yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, Ramp check seperti sudah disosialisasikan di beberapa provinsi yakni, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Lampung.

"Kami minta jangan hanya di Jakarta, tapi di semua tempat dilakukan ramp check, jangan sampai ada bus-bus yang tidak lengkap. kebetulan tadi saya melakukan ramp check, ada satu bus Primajasa tidak memenuhi syarat tertentu. Oleh karenanya kita tidak bisa mengizinkan bus tersebut melakukan perjalanan," jelasnya.

Plt Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko menuturkan, dalam mempersiapkan angkutan Lebaran yang aman, nyaman, tettib, dan berjalan baik, ramp check memang menjadi kunci utama untuk mengantisipasinya. Untuk itu, pihaknya tengah melakukan pra ramp chek April lalu.

Sigit mengakui, masih ada armada yang terkena sanksi ketika rampchek dilakukan jelang mudik saat ini. Sebab, dalam pra ramp check beberapa waktu lalu, pihaknya hanya melakukan imbauan kepada para operator bus agar melakukan perbaikan ketika kedapatan ada yang tidak memenuhi persyaratan.

"Pra ramp check tidak dilakukan penindakan, sekarang dibutuhkan tanda bukti pengurusan dokumen perizinan dan fisik untuk bisa menjadi angkutan lebaran," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pengelola Tekhnis (UPT) Terminal DKI Jakarta, Muslim mengatakan, sejak April lalu, pihaknya tengah mempersiapkan angkutan Lebaran di empat terminal tipe A, yakni Terminal Pulogebang, Terminal Kampung Rambutan, Kalideres dan Tanjung Priok.

Di antaranya yaitu dengan membenahi jalur kedatangan, infrastruktur, penataan pul kendaraan dan sebagainya. Sehingga terminal lebih nyaman dan aman. Termasuk perihal penerangan. "Kami sangat siap menyambut arus balik dan mudik 2019 ini. Kami memprediksi ada peningkatan penumpang sebanyak 25%," pungkasnya.
(whb)
Berita Terkait
H-6 Lebaran, Kendaraan...
H-6 Lebaran, Kendaraan Pelat Jakarta dan Bogor Mulai Ramaikan Jalur Lingkar Gentong Tasikmalaya
5 Barang yang Harus...
5 Barang yang Harus Dibawa saat Mudik Lebaran 2023, Awas Jangan Sampai Tertinggal!
Tak Libur saat Cuti...
Tak Libur saat Cuti Bersama, Direksi BUMN IDSurvey Pantau Mudik di Pelabuhan
Waspada! 4 Penyakit...
Waspada! 4 Penyakit Ini Menyerang saat Mudik dan Lebaran
Rekomendasi Sleeper...
Rekomendasi Sleeper Bus Jakarta-Malang Mudik Lebaran 2024
Hiburan di Jalan: Tulisan...
Hiburan di Jalan: Tulisan Lucu di Belakang Motor Pemudik Kembali Menghiasi Mudik 2024
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
23 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
41 menit yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
49 menit yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
1 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved