Ketua DPRD dan GP Ansor Ciamis Serukan Tolak People Power

Minggu, 19 Mei 2019 - 23:38 WIB
Ketua DPRD dan GP Ansor...
Ketua DPRD dan GP Ansor Ciamis Serukan Tolak People Power
A A A
CIAMIS - DPRD Ciamis, Jawa Barat, mengajak masyarakat Ciamis untuk tidak ikut dalam aksi 22 Mei 2019 mendatang di Jakarta. Isu people power atau gerakan kedaulatan rakyat sebenarnya telah dilakukan pada 17 April 2019 lalu saat pelaksanaan Pilpres dan Pileg serentak.

"People power yang mana lagi? People power itu 17 April untuk menegakkan kekuasaan, untuk memilih siapa yang berkuasa memimpin negeri ini, sudah selesai," ungkap Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana saat ditemui wartawan usai menghadiri acara Rakor Lintas Sektoral di Polres Ciamis, baru-baru ini.

Nanang menambahkan, apabila ada people power yang lain, maka itu merupakan people power tandingan yang artinya ilegal. Karena kalau people power untuk merubuhkan kekuasaan, menurutnya paling tidak harus ada gejala sosial 80% rakyat tidak puas dengan kepemimpinan.

"Data survei 70 persen rakyat puas terhadap Jokowi. Lebih baik dari pada people power, nonton Power Rangers saja ya," selorohnya.

Penolakan people power atau gerakan kedaulatan rakyat juga diserukan Ketua GP Ansor Kabupaten Ciamis, Dandeu Ri’fai. Menurut dia, bulan Ramadhan diharapkan bisa dijadikan momentum untuk mempersatukan kembali perbedaan yang terjadi selama proses Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif.

Meski konstelasi politik selama proses Pilpres berjalan ketat, namun dirinya yakin seluruh rakyat Indonesia bisa melewatinya dengan aman tanpa perpecahan. “Apalagi sekarang Ramadhan. Seperti diketahui bahwa bulan suci ini penuh dengan keberkahan. Beribadah dan berbuat baik selama bulan ramadhan tentu akan mendapat pahala yang lebih,” tegas Dandeu Ri’fai.

“Jadi, kami mangajak kepada semua elemen bangsa untuk bersama-sama merekatkan persatuan dan kesatuan. Apabila ada gesakan selama Pilpres, mari kita saling memaafkan dan songsong masa depan Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

Mengenai isu people power untuk menolak hasil Pilpres, kata Dandeu, sebaiknya abaikan saja. Karena hal itu sebuah kesia-siaan belaka. “Apalagi harus meninggalkan hal-hal yang lebih utama di bulan ramadhan. Tentu itu perbuatan sangat sia-sia,” tegasnya.

Dandeu menduga ada pihak-pihak ingin memanfaatkan situasi dibalik isu people power. Hal itu harus diantisipasi bersama-sama, baik oleh masyarakat, termasuk pihak terkait dalam hal ini TNI dan Polri.

“Kami sangat mendukung upaya Polri dan TNI dalam menciptakan ketertiban dan keamanan di Ciamis dan Pangandaran. Jadi, jangan beri ruang kepada siapapun yang ingin melakukan kekacauan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Dandeu menegaskan, semua pihak harus menghormati hasil Pemilu. Adapun kelompok yang merasa tidak puas, kata dia, sebaiknya menyalurkan melalui jalur hukum, yaitu melalui gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Menurut Dandeu, proses Pemilu tahun 2019 sudah sangat konstitusional.

“Menyalurkan pendapat melalui aksi people power tentu tindakan yang tidak dikehendaki mayoritas rakyat. Karena rakyat mengingatnya pada peristiwa people power tahun 1998 yang berbuntut kerusuhan dan situasi mencekam. Jadi, aksi people power bukan hal yang baik dan malah berpotensi terjadi perpecahan antar anak bangsa,” ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Ribuan Mahasiswa dan...
Ribuan Mahasiswa dan Masyarakat Ciamis Gelar Aksi Tolak Omnibus Law
Pendapatan Daerah Kabupaten...
Pendapatan Daerah Kabupaten OKI pada 2019 Melebihi Target
Polres Ciamis Gagalkan...
Polres Ciamis Gagalkan Pengiriman Obat Terlarang Lintas Provinsi
Gawat! Tahun 2021, Aksi...
Gawat! Tahun 2021, Aksi Begal di Bekasi Naik 22 Persen
BAZNAS RI Anugerahkan...
BAZNAS RI Anugerahkan BAZNAS Ciamis sebagai Kabupaten Zakat
Sejarah dan Asal-usul...
Sejarah dan Asal-usul Ciamis, Punya Julukan Kota Manis
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
6 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
6 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
6 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
7 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
9 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
10 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved