Ribuan Mahasiswa dan Masyarakat Ciamis Gelar Aksi Tolak Omnibus Law

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 20:44 WIB
loading...
Ribuan Mahasiswa dan...
Kordinator Aksi Dede Aos Firdaos.
A A A
CIAMIS - Di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia, kini datang krisis tidak percaya terhadap wakil rakyat dari ribuan mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Ciamis. Krisis kepercayaan terhadap wakil rakyat tersebut lantaran dinilai tergesa-gesa dalam mengsahkan RUU Cipta Kerja (Omnibus Law).

Koordinator Aksi Dede Aos Fidaos mengatakan, pengesahan RUU Cipta Kerja dinilai cacat secara prosedur. "RUU Cipta Kerja kami nilai tidak mementingkan kebutuhan rakyat," kata Dede Aos saat orasi.

Dede Aos menambahkan, mestinya RUU Cipta Kerja dibahas secara detail dan merinci dengan pihak yang berkompeten, karena banyak sekali kepentingan rakyat. "Undang Undang Cipta Kerja itu untuk menggerakkan sistem ekonomi nasional, tapi memperhatikan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia sendiri," terang Dede Aos.

Dede Aos menjelaskan, di situ ada hak perkerja atau buruh yang terpinggirkan cenderung liberal dan kapitalistik, memudahkan kaum corporate asing menguasai kekayaan alam dan sumber daya manusia. "Kejanggalan didalam UU Cipta Kerja yang kita soroti, mencakup bidang agraria, kesahatan, dan ketenagakerjaan, termasuk didalamnya penghapusan Upah Minimum kota/kabupaten (UMK) diganti dengan upah minimum provinsi (UMP)," jelasnya.

Hal itu kata Dede Aos, hanya akan menimbulkan kesewenang-wenangan pengusaha dan pemerintah dalam menentukan upah minimum.

Dalam UU Cipta Kerja salah satu pasal 61 dan 61A mengatur perjanjian kerja berakhir pada saat pekerjaan selesai, aturan ini dinilai merugikan pekerja karena ketimpangan relasi kuasa dalam pembuatan kesepakatan.

Sebab, jangka waktu kontrak akan berada di tangan pengusaha yang berpotensi membuat status kontrak pekerja menjadi abadi, bahkan pengusaha dinilai bisa mem-PHK pekerja sewaktu-waktu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Istigasah Ulama di Ciamis...
Istigasah Ulama di Ciamis Soroti Tragedi KM 50
BAZNAS RI Anugerahkan...
BAZNAS RI Anugerahkan BAZNAS Ciamis sebagai Kabupaten Zakat
Serangan Jantung, Calon...
Serangan Jantung, Calon Wakil Bupati Ciamis Yana Diana Putra Meninggal Dunia
Sejarah dan Asal-usul...
Sejarah dan Asal-usul Ciamis, Punya Julukan Kota Manis
Cegah Sisi Negatif Dunia...
Cegah Sisi Negatif Dunia Digital, Santri di Ciamis Dapat Wawasan Cek Fakta Mandiri
Miris! Krisis Oksigen,...
Miris! Krisis Oksigen, Kakek Sesak Napas Telantar Kepanasan di Bak Mobil Pikap
Kecelakaan Maut di Ciamis,...
Kecelakaan Maut di Ciamis, Berikut Nama-nama Korban Luka
Bogor Diguyur Hujan...
Bogor Diguyur Hujan Es, Ini Penjelasan Ilmiah Dosen IPB University
Rindu Tatap Muka, Puluhan...
Rindu Tatap Muka, Puluhan Siswa SD di Ciamis Belajar di Masjid
Rekomendasi
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Jago STEAM, Tim SMPK...
Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
Berita Terkini
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
Mengapa Mesir dan Yordania...
Mengapa Mesir dan Yordania Tolak untuk Menampung Pengungsi Gaza?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved