Di Balik Berdirinya Masjid Agung Al-Imam Majalengka

Jum'at, 17 Mei 2019 - 05:00 WIB
Di Balik Berdirinya...
Di Balik Berdirinya Masjid Agung Al-Imam Majalengka
A A A
Sudah menjadi pemandangan lumrah, tidak jauh dari keberadaan pusat pemerintahan kabupaten, biasanya terdapat alun-alun dan tempat ibadah dalam hal ini masjid. Pemandangan itu salah satunya terlihat di pusat pemerintahan Kabupaten Majalengka.

Persis di depan Pendopo, terdapat alun-alun tempat aktivitas masyarakat umum. Di sebelah alun-alun atau bagian kiri dari arah Pendopo, terdapat sebuah masjid, yang diberi nama Masjid Agung Al-Imam.

Keberadaan Masjid Agung Al-Imam ini seiring masuknya bulan Ramadhan, sukses mencuri perhatian dari banyak kalangan. Tidak sedikit masyarakat yang memanfaatkan masjid itu untuk beriktikaf atau sekadar melepas penat.

Namun, mungkin tidak banyak yang mengetahui tentang perjalanan masjid tersebut. Bahkan, pihak pengurus masjid pun mengaku tidak mengetahui persis tentang sejarah masjid itu sejak lahir hingga saat ini. Pihak masjid justru merujuk dari salah satu blog.

Dikutip dari Madjalengkatiheula.blogspot, keberadaan Masjid Agung Al-Imam tidak terlepas dari kemurahhatian KH Imam Safari, kakek dari Pahlawan Nasional KH Abdul Halim yang mewakafkan tanah untuk masjid. Nama Al-Imam untuk Masjid Agung Al-Imam itu pun sebagai bentuk penghormatan kepada sang wakif atau pemberi wakaf.

Masjid Agung Al-Imam pada periode awal atau sekitar 1884 tak lebih hanya bangunan masjid kecil. Awalnya, secara fisik, masjid tersebut berbentuk panggung.
Di Balik Berdirinya Masjid Agung Al-Imam Majalengka

Keberadaan Masjid Agung Al-Imam dalam bentuk panggung berakhir hingga sekitar tahun 1900, masa pemerintahan Bupati Raden Mas Salam Salmon. Saat itu, ketika dilakukan renovasi, bangunan masjid benar-benar diubah secara total. Saat itu, masjid yang sebelumnya berupa panggung, berubah menjadi lantai.

Selang 67 tahun kemudian yakni tahun 1967, kembali dilakukan renovasi. Masjid yang sebelumnya hanya satu lantai diubah menjadi dua lantai. Proses renovasi dengan menambah lantai ini dilakukan saat masa Bupati Kolonel Rd. Anwar Sutisna yang dilanjutkan oleh Rd. Saleh Sediana, memakan waktu hingga 1977.

Perbaikan kembali dilakukan pada 1984, saat Kabupaten Majalengka dipimpin Rd E Djaelani. Pada masa ini, sekaligus dilakukan pelebaran. Tahun 1990, masjid itu mendapat sentuhan di bagian atas dengan dibuatkan kubah.

Bupati saat itu, Tutty Hayati Anwar, kembali mempercantik masjid pada 2003. Saat itu, selain kubah utama, ada juga penambahan kubah-kubah kecil di setiap sudut.

Kini, 16 tahun kemudian, masjid tersebut kembali mendapat polesan. "Mulai direnovasi lagi Juni 2018. Yang direnov itu momolo (kubah), diubah, menggunakan keramik. Sebelumnya ada lubang udara, sekarang ditutup," kata Wakil Sekretaris DKM Masjid Agung Al-Imam Achsanul Fikri saat berbincang dengan SINDOnews.

Selain momolo, renovasi juga diakukan pada bagian lantai, dari sebelumnya menggunakan keramik, diganti dengan marmer. Beberapa tiang yang sebelumnya tembok biasa, diubah dengan keramik. "Ada juga beberapa bagian yang dibuang, seperti tangga, yang sebelumnya ada dua, dibuang satu. Penampilannya lebih kekinian lah," kata dia.

Untuk diketahui, luas lahan masjid ini 2.475 meter per segi dengan kapasitas 2.500 jamaah. Selama Bulan Ramadhan ini, jelas dia, terdapat beberapa aktivitas rutin yang digelar pihak pengurus. Buka bersama, tarawih dan tadarus, adalah aktivitas rutin Ramadhan yang juga dilaksanakan di Masjid Agung.

"Ada takjil, pun makan. Tiap hari minimal 50 porsi makan berat. Lalu setiap zuhur ada kultum. Nanti juga ada peringatan Nuzulul Quran," jelas dia.
(zik)
Berita Terkait
Ratu Zaleha, Cucu Pangeran...
Ratu Zaleha, Cucu Pangeran Antasari yang Tangguh Melawan Belanda
Sejarah Baturusa, Tempat...
Sejarah Baturusa, Tempat Rusa Melahirkan Anak di Tengah Laut Mandailing Natal
Raden Sungging, Bangkit...
Raden Sungging, Bangkit dari Kubur Setelah Dibunuh Belanda dan Makamnya Dijaga Sepekan
Kisah Jaka Tingkir Menaklukan...
Kisah Jaka Tingkir Menaklukan Puluhan Buaya saat Menuju Demak
Pertarungan Pangeran...
Pertarungan Pangeran Purbaya Melawan Pasingsingan dan Berdirinya Masjid di Kalisoka
Syekh Maulana Muhammad...
Syekh Maulana Muhammad Asnawi, Tokoh Awal Penyebar Islam di Kebumen
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
10 menit yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
7 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
8 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
8 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
8 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved