Dinsos Sebut 279 Titik Tempat Tongkrongan Gerombolan Gepeng di Jakarta

Kamis, 16 Mei 2019 - 13:23 WIB
Dinsos Sebut 279 Titik...
Dinsos Sebut 279 Titik Tempat Tongkrongan Gerombolan Gepeng di Jakarta
A A A
JAKARTA - Fenomena di kota-kota besar setiap bulan Ramadhan salah satunya adalah kemunculan para Penyandang Masalah Kesejahteran Sosial (PMKS). Hal itulah yang mulai terlihat di Ibu Kota Jakarta saat ini.

Pantauan SINDOnews, penyandang PMKS sudah mulai bermunculan di beberapa titik seperti di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak hingga sepanjang Jalan Penjompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Mereka biasa beroperasi pada pagi atau malam hari.

Penyandang PMKS dalam menjalankan kegiatannya biasa membawa beberapa anggota keluarga, bahkan anak kecil lalu meminta-minta berharap belas kasihan dari para pengguna jalan. Kehadiran mereka jelas mengganggu ketertiban umum.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) DKI Jakarta Irmansyah mengaku pihaknya sudah mulai melakukan sidak dan operasi ketat untuk membersihkan kawasan Jakarta dari kehadiran rombongan gelandangan dan pengemis (gepeng) yang kerap muncul pada bulan Ramadhan.

Bahkan jauh sebelum bulan Ramadhan pihaknya sudah gencar melakukan operasi gepeng. "Satu titik penjagaan ditugaskan empat sampai lima orang petugas," ujar Irmansyah saat dikonfirmasi Kamis (16/5/2019).

Secara keseluruhan Irmansyah menyebut terdapat 279 titik di Jakarta yang kerap menjadi tongkrongan gerombolan gepeng ini. Umumnya tempat yang menjadi sasaran empuk para gepeng adalah rumah ibadah dan TPU.

Untuk menghalau pergerakan mereka, Irmansyah sudah memerintahkan anak buahnya agar turun ke lapangan melakukan penertiban. "Kami mempunyai 439 personel yang ditugaskan," ucapnya.

Irmansyah mengklaim jumlah gepeng di Jakarta sudah menurun drastis setiap tahunnya. Para gepeng sudah berimigrasi ke daerah-daerah penyangga Ibu Kota, seperti Bekasi, Tangerang, atupun Depok dan Bogor.

"Karena di DKI Jakarta sangat ketat terhadap pemantauan dan penjagaan. Sekarang PMKS operasinya minggir ke daerah penyangga Ibu Kota," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Gelandangan Ini Bawa...
Gelandangan Ini Bawa Uang Rp12 Juta saat Terjaring Dinsos Jaksel
Pemkot Jaktim Razia...
Pemkot Jaktim Razia 38 Lokasi Rawan Gelandangan dan Pengemis
10 Gelandangan dan Pengemis...
10 Gelandangan dan Pengemis di Salatiga Terjaring Operasi Yustisi
Ditampung di GOR Cengkareng,...
Ditampung di GOR Cengkareng, Puluhan PMKS Jalani Rapid Test Corona
Negara-negara dengan...
Negara-negara dengan Jumlah Gelandangan Terbanyak di Dunia, Nomor 5 Tak Disangka
Sebelum Dipulangkan...
Sebelum Dipulangkan ke Daerah Asal, 1.542 PMKS Dites Covid-19
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
4 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
5 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
6 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
6 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
6 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
6 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved