Marak Penyerangan Geng Motor, Polres Jaksel Larang Kegiatan SOTR

Minggu, 12 Mei 2019 - 23:03 WIB
Marak Penyerangan Geng...
Marak Penyerangan Geng Motor, Polres Jaksel Larang Kegiatan SOTR
A A A
JAKARTA - Setelah dua remaja tewas karena kasus penyerangan geng motor , Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar mengeluarkan seruan untuk melarang kegiatan sahur on the road (SOTR). Polisi berjanji akan melakukan tindakan tegas jika ada remaja yang masih nekat melakukan SOTR.

Kasus tewasnya dua remaja tersebut terjadi di Cipedak, Jagakarsa pada Selasa 7 Mei 2019 dan di Lenteng Agung pada Rabu 8 Mei 2019. Keduanya tewas saat sedang nongkrong menunggu wakti sahur. "Jadi mereka diserang oleh gerimbolan bermotor," katanya kepada wartawan, Minggu (12/5/2019). (Baca: Tawuran dan Geng Motor Mengancam Jelang Sahur, Polisi Giatkan Patroli )

Atas dasar itu, untuk mencehah timbulnya korban jiwa maka pihaknya melarang segala kegiatan sahur on the road yang kerap dilakukan oleh masyarakat.

"Dari pengalaman sebelumnya memang kelompok ini selalu bentrok bila bertemu di jalan, maka kami mengimbau untuk tidak melajukan kegiayan SOTR pada bulan Ramadhan ini," tegasnya.

Dia menuturkan dari dua aksi tewasnya remaja korban penyerangn tersebut pihaknya telah menangkap tujuh pelaku terduga anggota geng motor yang terlibat. "Beberapa di antaranya masih buron termasuk pelaku pembacokan yang di Lenteng Agung," ujarnya.

Kapolres mengimbau supaya masyarakat tidak melakukan kegiatan Sahur On The Road untuk menghindari bentrokan antar kelompok. "Kami imbau agar tidak lakukan Sahur on the road yang bisa berpotensi konflik. Silahkan sahur di tempat yang aman dan tidak berkumpul di pinggir jalan," ungkapnya. (Baca: Serang Pelajar SMK hingga Tewas, 5 Kawanan Geng Motor Diringkus )

Indra pun memastikan pihaknya bersama TNI akan rutin menggelar patroli hingga jelang waktu sahur. "Bagi siapapun yang melanggar aturan atau membawa senjata tajam akan kami tindak sesuai aturan hukum yang berlaku. Begitu juga soal balap liar yang meresahkan masyarakat," tukasnya.

Ditempat terpisah, Ditlantas Polda Metro Jaya juga akan melakukan tindakan. "Saya sudah perintahkan anggota di lapangan untuk patroli lebih lama, bila menemukan ada pengendara yang mencurigakan untuk segera diperiksa," kata Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf.

Dia menegaskan, untuk titik balap liar juga telah mengalami pengurangan yang cukup signifikan. "Kita juga telah sebar anggota, tindakan tegas juga kita laksanakan bila menemukan ada aksi pelanggaran," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Nekat Serang Permukiman...
Nekat Serang Permukiman Warga di Bogor, Motor Milik Gengster Dibakar Massa
Bawa Celurit, Dua Anggota...
Bawa Celurit, Dua Anggota Geng Motor di Bekasi Diciduk
Identik dengan Kriminalitas,...
Identik dengan Kriminalitas, Film Vina Cirebon Libatkan Yamaha RX King
Geng Motor Kembali Serang...
Geng Motor Kembali Serang Warga di Matraman, Gasak Satu Sepeda Motor
Geng Motor Paling Ditakuti...
Geng Motor Paling Ditakuti di Dunia, Bangun Jaringan Kejahatan Mengerikan
Apes! Anggota Geng Motor...
Apes! Anggota Geng Motor Tewas Usai Serang Warga
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
37 menit yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
2 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
2 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
2 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
4 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
5 jam yang lalu
Infografis
Obesitas Anak Tinggi,...
Obesitas Anak Tinggi, Inggris Larang Iklan Burger Tayang Siang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved