25 Prajurit Kopaska Terjun dari Ketinggian 1.000 Kaki

Kamis, 09 Mei 2019 - 16:51 WIB
25 Prajurit Kopaska...
25 Prajurit Kopaska Terjun dari Ketinggian 1.000 Kaki
A A A
SIDOARJO - 25 prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) latihan terjun statik dari ketinggian 1.000 kaki di kawasan Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (9/5/2019). satu per satu prajurit dari satuan elite TNI Angakatan Laut itu terjun dari pesawat CASA NC212 milik Skuadron Udara 600 Wing Udara 1 Puspenerbal.

Secara bergelombang, para prajurit itu berhasil mendarat selamat pada area penugasan dan dengan cepat menyelesaikan misi. Kegiatan tersebut merupakan salah satu materi Latihan Praktek Pasukan Udara (Lattek Keparaan), siswa Pendidikan Komando Pasukan Katak (Dikkopaska) TNI AL Angkatan XLII Tahun 2019.

Komandan Sekolah Komando Pasukan Katak (Sekopaska), Mayor Laut (P) Sadarianto mengatakan, terjun statik merupakan salah satu keterampilan yang mutlak dimiliki oleh setiap pasukan elite Kopaska. Kemampuan ini sebagai penunjang dalam melaksanakan tugas infiltrasi masuk ke daerah yang dikuasai musuh melalui media udara, baik perorangan maupun tim di Dropping Zone.

"Ini penerjunan cepat untuk ketinggian 1.200 feet (kaki), langsung menuju kandang lawan," katanya saat ditemui di Skuadron 600 Puspenerbal, Juanda, Kamis (09/5). Menurut dia, teknik terjun statik ini sudah teruji pada perang dunia kedua.

Selain kemampuan terjun tempur statik, 25 siswa ini juga akan dibekali dengan keterampilan terjun free fall sebagai skill tambahan untuk infiltrasi media udara. "Nanti mereka disiapkan jadi atlet juga. Kan kalau masa damai kita bermainnya di atlet, atau saat latihan bersama dengan negara lain biar ada bergaining," ujarnya.

Sadarianto mengungkapkan, terjun payung ini adalah meteri ujian tahap terakhir dalam Pendidikan Komando Pasukan Katak (Dikkopaska) TNI AL. Sebanyak 25 siswa tersebut merupakan hasil seleksi dari 32 prajurit yang mengikuti proses seleksi.

Sebelum terjun, siswa harus lolos seleksi mental sebagai pasukan komando, kemampuan bertahan di laut, kemampuan menembak dan komando hutan. Sebagiamana diketahui, sebagai pasukan khusus TNI AL, prajurit Kopaska dituntut mampu melakukan infiltrasi dari empat media, yaitu darat, atas permukaan, bawah permukaan, maupun media udara.
(wib)
Berita Terkait
Panglima Kolinlamil...
Panglima Kolinlamil Periksa Ribuan Prajurit Tempur Kogasgabratmin
Panglima Koarmada III...
Panglima Koarmada III Ikut Latihan Puncak TNI AL Armada Jaya XXXVIII
Rudal C-705 Milik TNI...
Rudal C-705 Milik TNI AL Beterbangan di Perairan Natuna
TNI AL Gelar Latihan...
TNI AL Gelar Latihan Militer Bersama Angkatan Laut Australia pada Agustus
Passing Exercise TNI...
Passing Exercise TNI AL dan Kapal Prancis di Selat Sunda
13 Kapal Perang dan...
13 Kapal Perang dan 7 Kapal Pemerintah Ikut Latihan Nonperang MNEK 2023
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
3 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
4 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
5 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
13 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
13 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved