Liput Kerusuhan May Day, Dua Wartawan Diintimidasi Aparat

Rabu, 01 Mei 2019 - 16:06 WIB
Liput Kerusuhan May...
Liput Kerusuhan May Day, Dua Wartawan Diintimidasi Aparat
A A A
BANDUNG - Dua wartawan diduga mengalami intimidasi petugas saat meliput bentrok antara polisi dengan massa berbaju hitam dalam peringatan hari buruh di Bandung.

Aliansi Jurnalis Independan (AJI) Bandung dalam rilisnya menyebutkan, fotografer Tempo Prima Mulia dan jurnalis freelance Iqbal Kusumadireza (Reza) mengalami intimidasi saat hendak meliput aksi buruh di Gedung Sate.

Sekitar pukul 11.30, Reza dan Prima berkeliling sekitar Gedung Sate untuk memantau kondisi pergerakan massa buruh. Saat tiba di Jalan Singaperbangsa, sekitar Dipatiukur, Prima dan Reza melihat ada bentrokan antara polisi dengan massa berbaju hitam-hitam.

Reza dan Prima mengaku melihat massa berbaju hitam tersebut dipukuli oleh polisi. Melihat kejadian tersebut, keduanya langsung membidikan kamera ke arah kejadian tersebut.

Setelah pindah lokasi untuk mengabadikan gambar yang lain, Reza tiba-tiba dipiting oleh seorang anggota polisi. Menurut Reza polisi tersebut dari satuan Tim Prabu Polrestabes Bandung.

Saat dipiting, Reza dibentak dengan pertanyaan 'Dari mana kamu?'. Reza menjawab, 'Wartawan'. Lalu menunjukan identitas persnya. Lalu polisi tersebut justru mengambil kamera yang dipegang Reza sambil menginjak lutut dan tulang kering kaki kanan Reza berkali-kali. "Sebelum kamera diambil juga udah ditendang-tendang. Saya memepertahankan kamera saya. Sambil bilang saya jurnalis," kata Reza.

Akibat tindakan keras polisi, kaki kanan Reza mengalami luka dan memar. Setelah menguasai kamera Reza, polisi tersebut menghapus sejumlah gambar yang sudah diabadikan Reza.

Prima Mulia mengalami tindakan sama. Hanya saja, Prima tidak mendapat kekerasan fisik dari polisi. Prima mengaku disekap oleh tiga orang polisi. Dia diancam dan foto-fotonya dihapus.

"Rombongan pertama pendemo di jalan bagus rangin tiba-tiba rusuh. Massa kocar kacir. Polisi tangkapin demonstran sambil dihajar. Saya sama Reza bisa masuk untuk ambil gambar kekerasan oleh polisi. Wartawan lain dicegat gak boleh masuk area kerusuhan. Polisi memukul demonstran sambil melepaskan tembakan ke udara berkali-kali. Saat ngambil gambar itulah saya ditangkap tiga polisi berpakaian preman sambil ngancam dan minta gambar dihapus. Saya lihat Reza mengalami kekerasan fisik dan didorong sampai jatuh. Semua file foto dihapus," beber prima.
(nag)
Berita Terkait
May Day, Ribuan Buruh...
May Day, Ribuan Buruh Mulai Padati Kawasan Patung Kuda
May Day 2024 Bakal Diikuti...
May Day 2024 Bakal Diikuti Ratusan Ribu Buruh, Ini Tuntutannya
Perwakilan Delegasi...
Perwakilan Delegasi Aksi May Day Bakal Ditemui Pihak Pemerintah
Ratusan Buruh Makassar...
Ratusan Buruh Makassar Turun Jalan Peringati May Day, Tuntut Pendidikan Gratis
Ditutup dengan Petasan...
Ditutup dengan Petasan dan Flare, Massa Buruh Bubar secara Tertib
4.216 Personel Gabungan...
4.216 Personel Gabungan TNI-Polri Amankan Aksi May Day
Berita Terkini
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
13 menit yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
2 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
4 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
5 jam yang lalu
Infografis
Membaca Kode Keras dalam...
Membaca Kode Keras dalam 15 Beat yang Muncul saat Kerusuhan Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved