Gubernur Bali Resmi Buka Konferensi International OWHC Eurasia IX di Denpasar

loading...
Gubernur Bali Resmi Buka Konferensi International OWHC Eurasia IX di Denpasar
Gubernur Bali Resmi Buka Konferensi International OWHC Eurasia IX di Denpasar
DENPASAR - Komitmen Kota Denpasar dalam mendukung kelestarian warisan budaya mendapat apresiasi dari dunia internasional. Setelah bergabung menjadi anggota Organitation World Heritage City (OWHC) pada tahun 2013 lalu dan sukses menggelar Konferensi Strategic Meeting OWHC Asia Pasific pada tahun 2016, kini dunia internasional kembali mempercayai Denpasar sebagai tuan rumah penyelenggaraan International Conference OWHC Eurasia IX.

Kegiatan yang direncanakan berlangsung hingga 2 Mei mendatang ini dibuka resmi oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster didampingi Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, Dirjen Promosi Pariwisata Kemenpar RI I Gede Pitana, serta Sekjen UCLG Eurasia Regional Cordinator of OWHC, Rasikh Sagitov, Sekjen OWHC, Denish Ricard. Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan Gong di Prama Sanur Beach Hotel, Selasa (30/4/2019). (Baca Juga: Pemkot Denpasar Terus Lakukan Inovasi dan Reformasi Birokrasi)

Pada kesempatan itu juga turut dilaksanakan penandatanganan LoI antara Pemkot Denpasar bersama Pemkot Bulgar, Rusia serta Pembukaan Pameran lukisan dan foto heritage Kota Denpasar. Turut hadir dalam kesempatan itu Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara, Pimpinan OPD, serta ratusan delegasi dari 13 Negara di benua Eropa dan Asia yang tergabung dalam OWHC dan utusan dari 7 Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI).

Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Wakil Walikota, IGN Jaya Negara menyambut baik dipilihnya Kota Denpasar sebagai tuan rumah penyelenggaraan Konfrensi OWHC Eurasia IX Tahun 2019 ini. Hal ini tentunya menjadi momentum bagi seluruh stakeholder Kota Denpasar, utamanya yang bergarak dalam bidang pariwisata budaya.



“Hal ini tentu harus dimanfaatkan oleh seluruh stakeholder untuk memperkenalkan Kota Denpasar di kancah dunia tentang berbagai potensi pariwisata budaya,” ujar Rai Manra dalam keterangan persnya.

Rai Mantra mengatakan, momentum ini juga harus menjadi tonggak untuk memperkuat warisan budaya sebagai elemen penting pengembangan sektor pariwisata. Dimana, keberadaan pariwisata di Kota Denpasar wajib memperkuat kebudayaan dan kearifan lokal yang bergerak dalam balutan ekonomi kreatif.

Asisten Admnistrasi Umum Sekda Kota Denpasar, yang sekaligus sebagai Ketua Panitia Gusti Ngurah Eddy Mulya menambahkan penyelenggaran konferensi internasional yang mempertemukan kota pusaka di wilayah Benua Aisa dan Eropa tahun ini mengangkat tema tentang Reselient Heritage and Tourism yang mengandung makna warisan tangguh dan pariwisata.



Lebih lanjut dijelaskan, bahwa pemilihan tema ini juga menjadi cerminan semangat Kota Denpasar yang secara berkelanjutan terus berupaya untuk menyelamatkan cagar budaya, salah satunya adalah Kota Pusaka. Sehingga kedepanya cagar budaya dapat terus diperkuat esensinya yang tentunya mampu menyelematkan peradaban dunia.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top