Denpasar Tempati Peringkat I TEPRA se-Provinsi Bali
Selasa, 30 Juni 2020 - 09:25 WIB
loading...
Denpasar berturut turut sejak 2019 dan sampai Mei 2020 berhasil meraih peringkat I dalam Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA).
A
A
A
DENPASAR - Di tengah pandemi Covid-19 Pemkot Denpasar tetap berkomitmen dalam melakukan pengawasan dan pelaporan realisasi anggaran. Terbukti Denpasar berturut turut sejak 2019 dan sampai Mei 2020 berhasil meraih peringkat I dalam Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA).
Apresiasi ini disampikan oleh Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun dalam Rakor Tepra Kota Denpasar melalui Video Confference, Senin (29/6/2020).
Rakor ini dibuka Sekda Kota Denpasar AAN. Rai Iswara di Gedung Sewaka Dharma dan diikuti oleh seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Karo Ekbang Provinsi Bali Tjok Pemayun mengatakan bahwa Denpasar berhasil menaikkan prestasi yang awalnya berada peringkat menengah dalam 2 tahun terakhir berada di peringkat pertama.
"Ini patut diapresiasi, walaupun di tengah pandemi Covid-19 proses pengawasan dan pelaporan realisasi serapan anggaran dapat dilakukan dengan baik," kata Tjok Pemayun.
Tjok menambahkan bahwa hal ini mengingat pentingnya pelaporan dan serapan anggaran sebagai upaya percepatan pelayanan kepada masyarakat. Ketua Panitia Rakor Tepra yang juga Kabag Adbang Setda Kota Denpasar Gede Cipta Sudewa mengatakan bahwa Rakor Tepra bertjuan untuk menyelaraskan serapan anggaran dan pembangunan fisik yang bersumber dari dana APBN dan APBD, sesuai dengan Keppres No. 20 tahun 2015 Tentang Tepra APBN dan APBD.
Sekda Rai Iswara saat membacakan sambutan Walikota Denpasar mengatakan, melalui rakor Tepra ini tingkatkanlah progress fisik dan keuangan secara tepat waktu, mutu dan sasaran untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Untuk itu kita terus berinovasi dalam upaya mewujudkan pencapaian pembangunan sesuai dengan target kinerja yang telah ditetapkan oleh masing-masing perangkat daerah sebagaimana tertuang dalam rencana kerja dan rencana strategis perangkat daerah, serta rencana pembangunan jangka menegah daerah Kota Denpasar (RPJMD) yang akan segera berakhir di awal tahun 2021,” ungkapnya.
Apresiasi ini disampikan oleh Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun dalam Rakor Tepra Kota Denpasar melalui Video Confference, Senin (29/6/2020).
Rakor ini dibuka Sekda Kota Denpasar AAN. Rai Iswara di Gedung Sewaka Dharma dan diikuti oleh seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Karo Ekbang Provinsi Bali Tjok Pemayun mengatakan bahwa Denpasar berhasil menaikkan prestasi yang awalnya berada peringkat menengah dalam 2 tahun terakhir berada di peringkat pertama.
"Ini patut diapresiasi, walaupun di tengah pandemi Covid-19 proses pengawasan dan pelaporan realisasi serapan anggaran dapat dilakukan dengan baik," kata Tjok Pemayun.
Tjok menambahkan bahwa hal ini mengingat pentingnya pelaporan dan serapan anggaran sebagai upaya percepatan pelayanan kepada masyarakat. Ketua Panitia Rakor Tepra yang juga Kabag Adbang Setda Kota Denpasar Gede Cipta Sudewa mengatakan bahwa Rakor Tepra bertjuan untuk menyelaraskan serapan anggaran dan pembangunan fisik yang bersumber dari dana APBN dan APBD, sesuai dengan Keppres No. 20 tahun 2015 Tentang Tepra APBN dan APBD.
Sekda Rai Iswara saat membacakan sambutan Walikota Denpasar mengatakan, melalui rakor Tepra ini tingkatkanlah progress fisik dan keuangan secara tepat waktu, mutu dan sasaran untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Untuk itu kita terus berinovasi dalam upaya mewujudkan pencapaian pembangunan sesuai dengan target kinerja yang telah ditetapkan oleh masing-masing perangkat daerah sebagaimana tertuang dalam rencana kerja dan rencana strategis perangkat daerah, serta rencana pembangunan jangka menegah daerah Kota Denpasar (RPJMD) yang akan segera berakhir di awal tahun 2021,” ungkapnya.
Lihat Juga :