Rumah Bahagia ACT Kembangkan Senyum Jaenudin di Parung Panjang Bogor

Rabu, 01 Mei 2019 - 12:40 WIB
Rumah Bahagia ACT Kembangkan...
Rumah Bahagia ACT Kembangkan Senyum Jaenudin di Parung Panjang Bogor
A A A
JAKARTA - Seorang lansia bernama Jaenudin begitu gembira ketika disambangi tim Rumah Bahagia ACT untuk melakukan renovasi total rumahnya yang sudah tidak layak huni. Tim Rumah Bahagia ACT sendiri emnargetkan pada lebaran Idul Fitri nanti Jaenudin sudah bisa menempati rumah barunya..

Apiko Joko Mulyono dari tim Global Zakat-ACT menjelaskan, program Rumah Bahagia telah merenovasi empat rumah yang tersebar di beberapa lokasi sejak pertama kali program ini diluncurkan. Targetnya ialah mereka yang keadaan ekonominya masih dalam kondisi prasejahtera. “Kami memprioritaskan rumah yang dihuni lansia, fakir, dan miskin, hingga keadaan rumah yang sudah sangat tak layak huni,” jelasnya melalui siaran persnya, Rabu (1/5/2019).

Apiko menambahkan, untuk desain bangunan baru disediakan. Ukurannya akan mengikuti luas tanah yang dimiliki penerima manfaat. Ruangan di dalamnya akan disediakan kamar tidur, kamar mandi, serta ruang tamu.
Rumah Bahagia ACT Kembangkan Senyum Jaenudin di Parung Panjang Bogor

Pada Kamis 25 April 2019 kemarin, tim Rumah Bahagia mengunjungi kediaman Jaenudin, lansia yang tinggal di Desa Jagabita, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Dalam proses kunjungan tim Global Zakat-ACT melakukan serah terima renovasi rumah. “Melihat kondisi rumahnya, ini akan dibangun ulang karena tak ada fondasi jika hanya direnovasi,” kata Apiko.
Rumah Bahagia ACT Kembangkan Senyum Jaenudin di Parung Panjang Bogor

Sejak tahun 1996, Jae tinggal di Desa Jagabita. Di tahun itu juga rumah yang ditempatinya berdiri. Tak ada renovasi besar selama 23 tahun ini, hanya beberapa kali bagian yang rusak diperbaiki, itu pun menunggu bantuan dari orang lain. “Terakhir dapat bantuan genting biar enggak bocor kalau hujan,” kata Jae.

Di hari itu juga, rumah Jae langsung dibongkar untuk kemudian dilakukan renovasi. Namun, Nur Nurjannatunaim dari tim Global Zakat-ACT menambahkan, keadaan rumah yang sudah memprihatinkan membuat kediaman Jae perlu dibangun ulang. “Kondisi rumah enggak mungkin hanya direnovasi, tak ada fondasinya, jadi kami bangun dari nol lagi di atas lahan yang dimiliki Pak Jae,” ungkap Nur.

Tak hanya rumah Jae, di Jagabita masih terdapat rumah lain yang akan diperbaiki. Proses pembangunan diperkirakan akan memakan waktu maksimal tiga minggu. Harapannya, Jae sudah dapat menempati rumah barunya saat Idul Fitri yang akan jatuh sekitar awal bulan Juni mendatang.
(ysw)
Berita Terkait
ACT Lakukan Pemberdayaan...
ACT Lakukan Pemberdayaan Pondok Pesantren Prasejahtera
Penerima Bantuan melalui...
Penerima Bantuan melalui Humanity Careline ACT di Grogol Merasa Senang
Donasi Hewan Kurban...
Donasi Hewan Kurban ke ACT Sulsel Anjlok Gegara Isu Penggelapan Dana Umat
Pandemi, Kemiskinan,...
Pandemi, Kemiskinan, dan Filantropi sebagai Solusi Ekonomi
Fauzi Baadilla Beberkan...
Fauzi Baadilla Beberkan Bukti Ini setelah Dituding Nikmati Dana Umat ACT
Kasusnya Naik ke Penyidikan,...
Kasusnya Naik ke Penyidikan, Presiden ACT Kembali Diperiksa Hari Ini
Berita Terkini
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
2 jam yang lalu
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
3 jam yang lalu
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
4 jam yang lalu
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
4 jam yang lalu
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
4 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved