Anggota Intel Korem Luka Parah Dianiaya Simpatisan Partai di Yogyakarta

Senin, 08 April 2019 - 09:35 WIB
Anggota Intel Korem...
Anggota Intel Korem Luka Parah Dianiaya Simpatisan Partai di Yogyakarta
A A A
YOGYAKARTA - Anggota Intel Korem 072 Pamungkas Yogyakarta Serka Setyo Budi menjadi korban pengeroyokan dan penganiyaan massa konvoi sepeda motor yang diduga simpatisan partai di Jalan Wates Bantar Kulon, Bangun Cipto, Sentolo, Kulonprogro, Minggu (7/4/2019) sore.

Akibatnya, korban mengalami luka sobek di kepala bagian belakang dan dijahit sebanyak 7 jahitan serta luka sobek di pergelangan tangan kiri sepanjang 5 cm.

Dari informasi yang didapatkan Sindonews, peristiwa itu bermula saat korban bersama warga menonton konvoi masa simpatisan partai di lokasi kejadian dari arah barat menuju timur, Minggu (7/4/2019) pukul 17.15 WIB.

Saat itu tidak jauh dari lokasi yakni di Jembatan Bantar terjadi keributan dan korban mengambil gambar dengan mengunakan handphone, tiba-tiba di serang oleh simpatisan yang sedang ribut tersebut. Meski sudah mengaku anggota TNI, namun massa tetap menyerang dengan cara memukul menggunakan alat benda tumpul. Mendapat pukulan korban melarikan diri ke arah kampung dan mendapat pertolongan dari warga selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Nyi Ageng Serang Wates.

Selain Serka Setyo Budi anggota Panwaslu desa setempat yakni Janarta juga menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan simpatisan partai itu. Korban mengalami luka sobek di bagian kepala dan mendapat 5 jahitan. Janarka juga mendapat perawatan di Rumah sakit Nyi Ageng Serang Wates.

Dalam peristiwa tersebut beberapa kaca rumah dan kendaraan bermotor warga rusak. Sementara alat bukti yang berhasil diamankan yaitu 1 buah HT merk Baofeng milik Simpatisan yang menyerang. (Baca: Diduga Massa Simpatisan PDIP Bentrok dengan FPI, 1 Mobil Rusak).

Kepala penerangan Korem (Kapenrem) 072 Pamungkas Yogyakarta Mayor Arm Mespan Haryadi membenarkan kejadian tersebut. Sebagai tindaklanjutnya Korem akan melakukan koordinasi dengan kepolisian untuk penanangganan dan penyelidikan masalah ini. "Betul kejadiannya. Kita koordinasi dengan kepolisian untuk mengusut pelaku pengeroyokan," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
2 dari 7 Terduga Pelaku...
2 dari 7 Terduga Pelaku Teror Molotov Kantor PDIP Bogor Anggota Ormas
Pembubaran Ormas Dalam...
Pembubaran Ormas Dalam Negara Demokrasi
Pemerintah Bubarkan...
Pemerintah Bubarkan FPI, Fadli Zon: Ini Pembunuhan Demokrasi
PDIP: Jangan Rusak Indonesia...
PDIP: Jangan Rusak Indonesia dengan Kebencian
Posting Siaran Pers...
Posting Siaran Pers Kemenlu, Nitizen Minta Fajroel Pulangkan Warga Jerman
Deklarasi Front Persatuan...
Deklarasi Front Persatuan Islam (FPI) Ciamis dan Bandung Diiringi Teriakan Takbir
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
1 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
1 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
2 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
2 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
2 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved