Jadi Salah Satu Ikon Wisata, DKI Akan Percantik Trotoar Kemang
Jum'at, 05 April 2019 - 22:03 WIB
Jadi Salah Satu Ikon Wisata, DKI Akan Percantik Trotoar Kemang
A
A
A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mempercantik trotoar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan layaknya ruas Jalan Sudirman-Thamrin yang ramah untuk pejalan kaki.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menjelaskan, rencana perbaikan trotor di kawasan ini bakal dilebarkan hingga 4 meter di dua sisinya. Adapun, trotoar yang ditata oleh dinas Bina Marga DKI Jakarta berada di Jalan Kemang Raya dan Jalan Kemang I.
"Tentu lebar panjang ukuran trotoar akan disesuaikan dengan trase jalan yang tersedia dengan tetap berorientasi pada pejalan kaki. Panjang trotoar yang akan ditata kurang lebih 7 Km (kanan kiri) dengan lebar rata-rata 4 meter," kata Harri saat dikonfirmasi, Jumat (5/4/2019).
Hari menambahkan, dengan melakukan penataan pedestrian di kawasan ini Pemprov akan mengusung konsep yang mewujudkan kawasan Kemang sebagai salah satu tempat destinasi wisata, seni dan budaya di kota Jakarta.
"Brandmark yang diambil adalah trotoar Sudirman-Thamrin dari segi kerapian, kualitas material, serta ketersediaan ruang pejalan kaki yang ideal," ujarnya.
Dia melanjutkan, pengerjaan trortoar di kawasan ini dilengakapi dengan berbagai fasitas pendukung seperti, ubin dock pemandu untuk kaum disabilitas, bollard, serta lampu untuk mempercantik kawasan Kemang.
"Penataan di kawasan Kemang akan mewujudkan complete street, elemen yang ditata meliputi, jalan, trotoar beserta seluruh kelengkapannya seperti street furniture, utilitas, lampu jalan atau trotoar, drainase, penghijauan, ubin pemandu, bollard," tutup Hari.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menjelaskan, rencana perbaikan trotor di kawasan ini bakal dilebarkan hingga 4 meter di dua sisinya. Adapun, trotoar yang ditata oleh dinas Bina Marga DKI Jakarta berada di Jalan Kemang Raya dan Jalan Kemang I.
"Tentu lebar panjang ukuran trotoar akan disesuaikan dengan trase jalan yang tersedia dengan tetap berorientasi pada pejalan kaki. Panjang trotoar yang akan ditata kurang lebih 7 Km (kanan kiri) dengan lebar rata-rata 4 meter," kata Harri saat dikonfirmasi, Jumat (5/4/2019).
Hari menambahkan, dengan melakukan penataan pedestrian di kawasan ini Pemprov akan mengusung konsep yang mewujudkan kawasan Kemang sebagai salah satu tempat destinasi wisata, seni dan budaya di kota Jakarta.
"Brandmark yang diambil adalah trotoar Sudirman-Thamrin dari segi kerapian, kualitas material, serta ketersediaan ruang pejalan kaki yang ideal," ujarnya.
Dia melanjutkan, pengerjaan trortoar di kawasan ini dilengakapi dengan berbagai fasitas pendukung seperti, ubin dock pemandu untuk kaum disabilitas, bollard, serta lampu untuk mempercantik kawasan Kemang.
"Penataan di kawasan Kemang akan mewujudkan complete street, elemen yang ditata meliputi, jalan, trotoar beserta seluruh kelengkapannya seperti street furniture, utilitas, lampu jalan atau trotoar, drainase, penghijauan, ubin pemandu, bollard," tutup Hari.
(whb)