Relawan Demokrasi Ajari Warga Berkebutuhan Khusus Cara Memilih
Jum'at, 29 Maret 2019 - 16:34 WIB
Relawan Demokrasi Ajari Warga Berkebutuhan Khusus Cara Memilih
A
A
A
PANGANDARAN - Puluhan warga berkebutuhan khusus dan kaum marjinal di Kabupaten Pangandaran dibekali cara memilih oleh KPU dan Relawan Demokrasi Jumat, (29/3/2019).
Anggota Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangandaran Divisi Sosialisasi Partisifasi Masyarakat Maskuri Sudrajat mengatakan, pihaknya gencar menggelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih dalam rangka meningkatkan partisifasi masyarakat menyalurkan hak pilihnya.
"Pada Pemilihan Umum Serentak yang akan digelar Rabu 17 April 2019 mendatang, KPU Pangandaran menargetkan partisifasi masyarakat menyalurkan hak pilih ditergetkan di angka 79,64%," kata Maskuri.
Maskuri menambahkan, dengan digelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih ke warga berkebutuhan khusus dan kaum marjinal diharapkan menumbuhkan kesadaran dalam menyalurkan hak suara politik. "Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui warna kertas suara untuk DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD RI dan Capres/Cawapres," tambahnya.
Dengan digelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, wawasan dan pengetahuan warga semakin terbuka dan semakin sadar pentingnya menyalurkan hak politiknya di Pemilu Serentak mendatang.
Ketua Pelaksana Kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Ai Fahmi Anwari mengatakan, selain menggelar sosialisasi secara seremonial, Relawan Demokrasi juga gencar turun ke masyarakat secara dor to dor ke rumah warga. "Kami Relawan Demokrasi setiap hari turun ke rumah warga agar masyarakat faham dan mengerti cara memilih yang benar," kata Ai.
Ai menambahkan, kendala yang sering dihadapi calon pemilih saat Relawan Demokrasi menggelar sosialisasi diantaranya masih banyak calon pemilih belum mengetahui warna kertas suara. "Setelah dijelaskan oleh Relawan Demokrasi rata-rata mereka mulai memahami cara memilih," tambah Ai.
Anggota Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangandaran Divisi Sosialisasi Partisifasi Masyarakat Maskuri Sudrajat mengatakan, pihaknya gencar menggelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih dalam rangka meningkatkan partisifasi masyarakat menyalurkan hak pilihnya.
"Pada Pemilihan Umum Serentak yang akan digelar Rabu 17 April 2019 mendatang, KPU Pangandaran menargetkan partisifasi masyarakat menyalurkan hak pilih ditergetkan di angka 79,64%," kata Maskuri.
Maskuri menambahkan, dengan digelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih ke warga berkebutuhan khusus dan kaum marjinal diharapkan menumbuhkan kesadaran dalam menyalurkan hak suara politik. "Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui warna kertas suara untuk DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD RI dan Capres/Cawapres," tambahnya.
Dengan digelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, wawasan dan pengetahuan warga semakin terbuka dan semakin sadar pentingnya menyalurkan hak politiknya di Pemilu Serentak mendatang.
Ketua Pelaksana Kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Ai Fahmi Anwari mengatakan, selain menggelar sosialisasi secara seremonial, Relawan Demokrasi juga gencar turun ke masyarakat secara dor to dor ke rumah warga. "Kami Relawan Demokrasi setiap hari turun ke rumah warga agar masyarakat faham dan mengerti cara memilih yang benar," kata Ai.
Ai menambahkan, kendala yang sering dihadapi calon pemilih saat Relawan Demokrasi menggelar sosialisasi diantaranya masih banyak calon pemilih belum mengetahui warna kertas suara. "Setelah dijelaskan oleh Relawan Demokrasi rata-rata mereka mulai memahami cara memilih," tambah Ai.
(nag)