Bau Menyengat, Warga Tutup TPST Piyungan

Selasa, 26 Maret 2019 - 03:17 WIB
Bau Menyengat, Warga...
Bau Menyengat, Warga Tutup TPST Piyungan
A A A
BANTUL - Warga sekitar tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) Piyungan menutup akses masuk truk pembuang sampah. Langkah ini dilakukan karena bau yang ditimbulkan akibat pembuangan sampah di pinggir jalan. Selain itu berkaitan dengan talud TPST serta perbaikan jalan.

Kordinator Komunitas Pemulung TPST Piyungan, Maryono mengatakan, penutupan sepihak oleh warga ini sebagai dampak belum dikabulkannya beberapa tuntutan dalam aksi serupa pada akhir tahun lalu. Waktu itu para warga menutup TPST karena sudah tidak kuat dengan bau yang ditimbulkan karena semakin ngawurnya pembuangan sampah. "Sekarang kita tutup lagi sejak dua hari ini. Kami tetap memiliki tuntutan yang hanya dijanjikan tanpa ada realisasi ya," katanya kepada wartawan, Senin (25/3/2019).

Dijelaskannya, saat musim penghujan ini, limbah sampah mulai masuk ke areal persawahan di sisi barat. Padahal semestinya ada talud. Talud ini menjadi pembatas lokasi pembuangan dan jalan." Yang terjadi saat ini sampah menumpuk di pinggiran sehingga menutup jalur drainase dan sampai badan jalan. Akhirnya tidak maksimal diolah dan menimbulkan bau," beber dia.

Menurutnya, sebenarnya ada enam tuntutan warga terkait dengan TPST Piyungan tersebut. Di antaranya pengerasan atau pengaspalan jalan utama. Kedua, dibangun ulang talud pembatas area pembuangan dengan jalan sehingga batas-batas pembuangan jelas. Ketiga meminta truk-truk pengangkut sampah tidak membuang sampah di badan jalan. Keempat penyediaan sarana dan prasanan penerangan jalan yang dua tahun terakhir mati.

"Kami juga butuh fogging nyamuk dan lalat dilakukan ulang sesuai janji dimana dua minggu sekali. Kemudian kami juga menuntut kompensasi berupa apapun kepada pemerintah kepada setiap KK. Sejak kehadiran TPST ini, kami tidak pernah mendapatkan kompensasi,” tandasnya diamini para warga.

Kasus penutupan TPST Piyungan ini pun sampai ke pimpinan DPRD DIY .Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Agung Laksana langsung sidak ke TPST Piyungan.

Setelah mendengar keluhan warga dan melihat langsung ke lokasi, Yoeke berjanji akan mengawal serius permasalahan ini. "Ini persoalan serius dan kita akan cari solusi baik jangka pendek, menengah dan panjang," ucapnya sesuai meninjau lokasi.

Saat dialog dengan perwakilan warga, politisi PDIP ini berjanji akan mendesak Pemda DIY untuk segera bertindak. "Paling tidak sementara sewa ekskavator untuk memindah sampah yang di pinggir jalan dan menutup drainase," ulasnya.

Diakuinya permasalahan sampah di di TPST Piyungan ini tidak bisa ditangani oleh satu wilayah saja. Namun Pemerintah tiga daerah (Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul) harus turut dilibatkan." Tidak hanya itu, saya kira sudah saatnya Pemda DI Yogyakarta mempertimbangkan penggunaan teknologi terbarukan dalam pengelolahan sampah,” ujarnya.

Yoeke menambahkan, dengan luasan hanya 12.5 hektar, dimana 10 hektar dikhususkan untuk sampah jelas kan over load. Apalagi, setiap hari rata - rata 600 ton sampah dibuang di lokasi tersebut. "Dalam waktu tidak lebih dari lima tahun akan melebihi kapasitas," lanjut dia.

Untuk itu, penggunaan teknologi pengolahan limbah seperti yang ditawarkan investor beberapa waktu lalu bisa di kaji kembali. Namun demikian, solusi terdekat harus dilakukan “Saya berharap apa yang dikeluhkan warga ini bisa segera direspon Pemda. Karena saya dengar saat ini sampah-sampah di seluruh pasar di Kota Yogyakarta sudah menumpuk dan menganggu pemandangan,” katanya.
(pur)
Berita Terkait
Pengolahan Sampah dan...
Pengolahan Sampah dan Rendahnya Kesadaran Jadi Masalah Serius
Rayakan HPSN, Kemkominfo...
Rayakan HPSN, Kemkominfo Ajak Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat
Sampah Elektronik di...
Sampah Elektronik di Indonesia Diprediksi Tembus 4,4 Juta Ton, Begini Cara Mengatasinya
Horor! 100 Ton Sampah...
Horor! 100 Ton Sampah Menumpuk di Kali Jambe Bekasi
Kasus Penumpukan Sampah...
Kasus Penumpukan Sampah yang Mengganggu Warga
Program PHINLA Kampanyekan...
Program PHINLA Kampanyekan Cara Mudah Kelolaan Sampah dari Rumah
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
1 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
3 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
4 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
4 jam yang lalu
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved