Bawaslu Kobar Gelar Sosialisasi dengan OMS dan Media

Rabu, 13 Maret 2019 - 14:29 WIB
Bawaslu Kobar Gelar...
Bawaslu Kobar Gelar Sosialisasi dengan OMS dan Media
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Untuk memaksimalkan pengawasan pada Pemilu 2019, Bawaslu Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng menggelar Sosialisasi Pengembangan Pengawasan Pemilu kepada organisasi masyarakat sipil (OMS) dan media massa di sebuah hotel di Pangkalan Bun, Rabu (13/3/2019).

Sosialisasi ini digelar dalam rangka membangun dan meningkatkan relationship antarlembaga, serta memaksimalkan pengawsan dalam gelaran pemilu legislatif dan presiden 2019. Sebagai pembicara di antaranya dari Bawaslu Kalteng, Badan Kesbangpol Kobar dan Komisioner Bawaslu Kobar.

Ketua Bawaslu Kobar, Dorik Rozani mengatakan, peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan organisasi masyarakat sipil (OMS). Di antaranya, pelajar, mahasiswa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan perwakilan dari Badan Kesbangpol Kobar.

"Kegiatan ini digelar untuk mengajak masyarakat terlibat langsung dalam pengawasan pemilu 2019 dan mencegah pelanggaran di tengah masyarakat," ujar Dorik usai kegiatan.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga, Bawaslu Kalteng, Wahidah yang juga menjadi pembicara kegiatan ini mengatakan, pemetaan potensi pelanggaran pemilu di Kobar harus mulai dilakukan sekarang. Yang perlu diantisipasi adalah keterlibatan aparatur negara, keterlibatan ASN dalam pemilu.

"Keduanya dilarang keras terlibat langsung dalam pesta demokrasi. Karena aturannya aparatur negara dan ASN harus netral. Kita semua harus ikut mengawasi supaya pemilu kita berjalan jujur adil setga bermartabat. Jadi kalau ada yang melihat ASN Kobaf ikut terlibat dalam kampanye laporkan saja ke Bawaslu," ujar Wahidah, yang juga mantan Ketua KPU Kobar ini saat berbicara di depan peserta.

Ia melanjutkan, kemudian yang boleh berkampanye pada Pemilu 2019 adalah partai politik, calon anggota legislatif serta calon presiden dan wakil presiden. "Karena di pemilu serentak tahun ini ada pemilihan anggota legislatif mulai dari tingkat kabupaten, kota, propinsi dan pusat. Dan pemilu presiden," sebutnya.

Ia berharap, penyelenggaraan pemilu 2019 bisa berjalan tertib dan aman hingga pesta demokrasi ini selesai pascapencoblosan pada 17 April 2019 mendatang. "Sampai penentuan siapa yang terpilih hingga siapa yang ditetapkan bisa berjalan aman dan lancar," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Kodim 1014 Pangkalan...
Kodim 1014 Pangkalan Bun Bantu APD ke Pemkab Kotawaringin Barat
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi Dana Pemkab Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar Langsung Ditahan
DPRD Kotawaringin Barat...
DPRD Kotawaringin Barat Apresiasi Pemkab Atas Raihan Opini WTP ke-9 Kali
Ratusan Anak Didik LPP...
Ratusan Anak Didik LPP Enter Pangkalan Bun Ikuti Ujian Sertifikasi Profesi BNSP
Idul Adha, PT KPC Salurkan...
Idul Adha, PT KPC Salurkan 9 Sapi dan 7 Kambing di Kobar dan Lamandau
Mandi di Sungai Arut...
Mandi di Sungai Arut Habis Lebaran, Karyawan Tenggelam dan Belum Ditemukan
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
1 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
2 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
2 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
3 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
3 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
5 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved