Subsidi Tarif MRT dan LRT Tergantung Kemampuan Negara

Jum'at, 08 Maret 2019 - 08:23 WIB
Subsidi Tarif MRT dan...
Subsidi Tarif MRT dan LRT Tergantung Kemampuan Negara
A A A
JAKARTA - Tarif dan subsidi MRT dan LRT di Jakarta hingga kini masih menunggu keputusan dari para pemangku kepentingan. DPRD dan Pemprov DKI dituntut untuk segera menyelesaikan kajian terkait kedua hal tersebut.

Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Iskandar Abu Bakar menuturkan, subsidi tarif untuk MRT dan LRT bergantung pada negara. "Tergantung negaranya, tergantung demand dan kemampuan membayar. Jadi seperti di Tokyo, pendapatan per kapita tinggi dan tarif yang dikenakan tinggi sehingga bisa capital recovery karena jumlah penumpangnya juga tinggi. Nah sekarang Jakarta ini penumpangnya rendah, jadi sebenarnya menurunkan cost-nya itu dengan menaikkan jumlah penumpang," kata Iskandar kepada wartawan, Jumat (8/3/2019).

"Bagaimana menaikkan jumlah penumpang? Sebentar lagi kan LRT nyambung sampai ke Dukuh Atas, kalau itu sampai ke Dukuh Atas penduduknya akan tiba-tiba melonjak tinggi dan itu akan mendapat manfaat bagi LRT dan MRT," sambungnya.

Iskandar menambahkan, Jakarta jumlah penumpangnya banyak, tapi memang harus dibantu dengan kebijakan pembatasan penggunaan kendaraan pribadi.
Tanpa ada kebijakan itu agak susah untuk mengurangi kemacetan yang sekarang kerap terjadi dihampir seluruh ruas jalan di Ibu Kota.

"Tapi orang nanti akan mikir sendiri, kalau kita pakai angkutan umum satu biaya murah dan dua bisa cepet," ujarnya. Dia menjelaskan, adapun untuk kajian penumpang merupakan perkiraan awal.

"Itu angka perkiraan awal. Perkiraan awal ini susah untuk diduga ya, banyak variabel yang memengaruhi. Sebagai contoh, pada saat Tol Medan Belawan dibuka tolnya sepi, jauh di bawah perkiraan, tapi ketika tol lingkar dalam dibuka itu penumpangnya jauh diatas perkiraan. Ada metodologi tapi enggak bisa tepat," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Dirut PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan bahwa perihal tarif dan subsidi sedang dibahas antara Pemprov DKI dengan DPRD DKI Jakarta.
(whb)
Berita Terkait
Proyek MRT Fase 2A Tahun...
Proyek MRT Fase 2A Tahun Ini Ditargetkan Capai 23%
Besok, Naik Transjakarta,...
Besok, Naik Transjakarta, LRT, dan MRT Hanya Bayar Rp1
Mengenal 5 Perbedaan...
Mengenal 5 Perbedaan MRT, LRT, dan KRL Commuter Line
Tarif LRT Jabodebek...
Tarif LRT Jabodebek Lebih Mahal dari MRT Disebut Wajar, Asal.....
Stasiun Thamrin Bakal...
Stasiun Thamrin Bakal Jadi Stasiun MRT Terpanjang, Begini Penampakannya
Selamat! MRT dan LRT...
Selamat! MRT dan LRT Jakarta Raih DTKJ Award
Berita Terkini
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
12 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
2 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
5 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved