Tembak Anggota TNI di Nduga, OPM Klaim Rebut 4 Pucuk Senjata

Kamis, 07 Maret 2019 - 19:34 WIB
Tembak Anggota TNI di...
Tembak Anggota TNI di Nduga, OPM Klaim Rebut 4 Pucuk Senjata
A A A
JAYAPURA - Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengklaim telah merebut empat pucuk senjata dan menembak lima anggota TNI dalam kontak senjata hari ini Kamis (7/3/2019) di Kabupaten Nduga, Papua. Dalam siaran pers yang dikirimkan juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM) Sebby Sambom menyatakan, empat pucuk senjata yang dirampas yaitu tiga pujuk jenis modern dan satu pujuk senjata rantai jenis minimi.

Hal ini menurut Sebby berdasarkan, laporan Panglima Daerah Pertahanan (Kodap) III Ndugama dimana dalam kontak senjata disertai perampasan senjata, lima anggota militer Indonesia dilaporkan gugur. Tempat kontak senjata terjadi di Kampung Windi Distrik Derakma.

"Hal ini terjadi pukul 12.30 Kamis siang tadi (7/3/2019). Dalam hal ini berdasarkan laporang langsung dari Ndugama, wilayah Konflik Perang bahwa berawal delapan anggota Militer Indonesia dari Pos Distrik menuju Kampung Widi sempat bertemu dengan Amos Kogeya bersama istrinya dan anggota tersebut menginterogasi mereka," kata Sebby dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews.

Sesudah itu, kata Sebby, militer Indonesia membakar lima honai, maka pasukan TPNPB mengepung anggota militer Indonesia tersebut tersebut dan terjadi kontak senjata.

Sehingga terjadi saling kejar kejar-mengejar membuat lima anggota militer Indonesia mengalami kelelahan dan pasukan TPNPB berhasil melumpukan dan merebut empat pucuk senjata.

"Kemudian datang dua helikopter masuk dan mengevakuasi jenazaha anggota militer Indonesia yang telah ditembak oleh militer TPNPB," tandas Sebby.

Namun klaim TPNPB OPM ini dibantah oleh Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kol Inf M Aidi Nubic. "Kalau info bahwa KKSB merampasa senjata TNI itu hoax, mereka melakukan tembakan dari arah ketinggian jarak jauh, dan tidak mungkin berani mendekat ke pasukan TNI, justru mereka yang di kejar sehingga 5 pucuk senjatanya berhasil diamankan oleh TNI," kata Kapendam.
(sms)
Berita Terkait
1 Tentara Gugur saat...
1 Tentara Gugur saat Kontak Tembak dengan OPM di Pos Koramil Intan Jaya Papua
Kapolda Perintahkan...
Kapolda Perintahkan Semua Senjata Api Anggota Polres Membramo Raya Ditarik
Mimpi Rony Kabarjay...
Mimpi Rony Kabarjay Yatim Piatu Suku Yeinan Terwujud dengan Lulus Test Prajurit TNI AD
Kogabwilhan III Bantah...
Kogabwilhan III Bantah Klaim OPM yang Tewaskan 8 Prajurit TNI
Kontak Tembak dengan...
Kontak Tembak dengan OPM, 1 Anggota Koramil Hitadipa Papua Gugur
Dwi Cahyono, Anak Suku...
Dwi Cahyono, Anak Suku Auyu Papua Jadi Prajurit TNI AD
Berita Terkini
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
2 jam yang lalu
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
2 jam yang lalu
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
3 jam yang lalu
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
3 jam yang lalu
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
4 jam yang lalu
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved