Kucurkan Dana Rp40 Miliar, Pemkot Depok Bakal Perbaiki Jalan GDC
Selasa, 26 Februari 2019 - 23:10 WIB
Kucurkan Dana Rp40 Miliar, Pemkot Depok Bakal Perbaiki Jalan GDC
A
A
A
DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bakal memperbaiki jalan rusak di kawasan Grand Depok City (GDC) yang sudah menjadi kewenangannya. Sedangkan jalan yang belum menjadi kewenangannya, hal itu akan diserahkan kepeda pengembang GDC.
Sedangkan anggaran yang bakal dikucurkan untuk perbaikan jalan di kompleks GDC itu sekitar Rp40 miliar. Perbaikan rencana direalisasikan pada tahun 2020.
Jalan yang akan diperbaiki sekitaran Boulevar GDC. Karena di lokasi tersebut sering sekali jalan terlihat rusak dan berlubang.
"Kita akan usulkan perbaikan jalan ini (Jalan Raya Boulevard) untuk kegiatan tahun 2020," kata Plt Kepala Dinas PUPR Depok Supian Suri di Depok, Selasa (26/2/2019).
Jalan yang akan diperbaiki sepanjang 2,7 KM. Yang menjadi kewenangan pemerintah dimulai dai Pasar Pucung ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran. Sementara, sisanya sampai ke Jalan Kartini masih tanggung jawab pengelola GDC.
"Kami belum bisa perbaiki seluruhnya karena aset pengembang belum diserahkan ke kami (Pemkot Depok)," ungkapnya.
Alokasi Rp40 miliar ini digunakan untuk kedua belah sisi. Dia merinci untuk satu jalur memerlukan sekitar Rp20 miliar. "Makanya dianggarkan Rp40 miliar untuk kedua sisi," paparnya.
Pihaknya juga melakukan pemeliharaan jalan. Tujuannya untuk mengurangi tingkat kerusakan jalan. Perawatan sudah dilakukan di tahun ini. "Kalau tahun ini kita paling kita lakukan pemeliharaan dengan memperbaiki jalan dengan menambal yang bolong, untuk perbaiki jalan skala besar tersebut kami usulkan untuk kegiatan tahun 2020," ucapnya.
Saat ini detail engineering design (DED) perbaikan jalan masih dalam tahap pembahasan. Mengenai seperti apa teknik nantinya masih belum bisa dijelaskan. "Kami masih dalam proses pembahasan DED dengan dinas yang terkait untuk perbaikan jalan tersebut, dari transportasinya akan seperti apa nantinya jalur bagaimana dan lainnya," katanya.
Hendro salah satu warga mengatakan, jalan di kawasan tersebut memang sudah rusak parah. Pasalnya jalan tersebut banyak lubang dan membahayakan. "Apalagi kalau hujan dsn tertutup air, lubangnya nggak kelihatan," katanya.
Rusaknya jalan juga sering menyebabkan kecelakaan. Biasanya mereka yang tidak kondisi jalan kerap terjatuh karena lubang. "Biasanya sih bukan orang sini. Kalau orang sini sudah hafal bagian jalan yang lubang tuh dimana saja," akunya.
Dia pun berharap agar jalan tersebut memang segera diperbaiki. Sehingga tidak ada lagi pengendara motor yang terjatuh karena lubang di jalan. "Yang banyak kecelakaan ya memang motor. Nggak ngeliat lubang terus jatuh," pungkasnya.
Sedangkan anggaran yang bakal dikucurkan untuk perbaikan jalan di kompleks GDC itu sekitar Rp40 miliar. Perbaikan rencana direalisasikan pada tahun 2020.
Jalan yang akan diperbaiki sekitaran Boulevar GDC. Karena di lokasi tersebut sering sekali jalan terlihat rusak dan berlubang.
"Kita akan usulkan perbaikan jalan ini (Jalan Raya Boulevard) untuk kegiatan tahun 2020," kata Plt Kepala Dinas PUPR Depok Supian Suri di Depok, Selasa (26/2/2019).
Jalan yang akan diperbaiki sepanjang 2,7 KM. Yang menjadi kewenangan pemerintah dimulai dai Pasar Pucung ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran. Sementara, sisanya sampai ke Jalan Kartini masih tanggung jawab pengelola GDC.
"Kami belum bisa perbaiki seluruhnya karena aset pengembang belum diserahkan ke kami (Pemkot Depok)," ungkapnya.
Alokasi Rp40 miliar ini digunakan untuk kedua belah sisi. Dia merinci untuk satu jalur memerlukan sekitar Rp20 miliar. "Makanya dianggarkan Rp40 miliar untuk kedua sisi," paparnya.
Pihaknya juga melakukan pemeliharaan jalan. Tujuannya untuk mengurangi tingkat kerusakan jalan. Perawatan sudah dilakukan di tahun ini. "Kalau tahun ini kita paling kita lakukan pemeliharaan dengan memperbaiki jalan dengan menambal yang bolong, untuk perbaiki jalan skala besar tersebut kami usulkan untuk kegiatan tahun 2020," ucapnya.
Saat ini detail engineering design (DED) perbaikan jalan masih dalam tahap pembahasan. Mengenai seperti apa teknik nantinya masih belum bisa dijelaskan. "Kami masih dalam proses pembahasan DED dengan dinas yang terkait untuk perbaikan jalan tersebut, dari transportasinya akan seperti apa nantinya jalur bagaimana dan lainnya," katanya.
Hendro salah satu warga mengatakan, jalan di kawasan tersebut memang sudah rusak parah. Pasalnya jalan tersebut banyak lubang dan membahayakan. "Apalagi kalau hujan dsn tertutup air, lubangnya nggak kelihatan," katanya.
Rusaknya jalan juga sering menyebabkan kecelakaan. Biasanya mereka yang tidak kondisi jalan kerap terjatuh karena lubang. "Biasanya sih bukan orang sini. Kalau orang sini sudah hafal bagian jalan yang lubang tuh dimana saja," akunya.
Dia pun berharap agar jalan tersebut memang segera diperbaiki. Sehingga tidak ada lagi pengendara motor yang terjatuh karena lubang di jalan. "Yang banyak kecelakaan ya memang motor. Nggak ngeliat lubang terus jatuh," pungkasnya.
(mhd)