BPN Tak Percaya Takmir Tolak Prabowo Jumatan di Masjid Agung Semarang

Kamis, 14 Februari 2019 - 13:32 WIB
BPN Tak Percaya Takmir...
BPN Tak Percaya Takmir Tolak Prabowo Jumatan di Masjid Agung Semarang
A A A
SEMARANG - Penolakan takmir Masjid Agung Semarang atau biasa dikenal Masjid Kauman terhadap agenda Jumatan Prabowo Subianto di masjid setempat, mengundang keprihatinan sejumlah pihak, termasuk dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said sangat menyayangkan adanya larangan tehadap capres nomor 02, Prabowo Subianto, yang berencana akan melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Kauman, Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (15/2/2019). (Baca: Takmir Masjid Agung Semarang Tolak Agenda Salat Jumat Bareng Prabowo)

"Saya prihatin atas kejadian ini, mengingatkan saya pada masa kecil. Terakhir kali saya mendengar orang salat dilarang-larang waktu kecil tahun 60an. Ada kelompok yang melarang musalanya dipakai karena beda aliran. Ada kelompok yang menghalangi rombongan mau salat Id di lapangan," ungkap Sudirman dalam keterangannya, Kamis (13/2/2019).

Dia menilai, penolakan tersebut sudah bukan zamannya lagi. Karena sekarang ini sudah pada era keterbukaan, antarumat saling toleran. Begitu juga dalam era demokrasi ini, lanjut dia, berbeda pilihan politik hendaknya tak menjadikan penghalang bagi orang lain untuk beribadah.

"Beda pilihan itu ya biasa saja. Kok sampai ada pelarangan seorang calon presiden masuk ke masjid," keluhnya.

Mantan Cagub Jateng itu meyakini bahwa adanya penolakan tersebut bukan merupakan sikap warga Semarang dan bukan pula sikap ummat Islam Semarang.

"Masjid Kauman Semarang itu mempunyai sejarah yang panjang. Pasti para pengurusnya punya kebijakan, keluasan pikiran, dan hati. Sehingga saya tak begitu percaya kalau mereka bersikap melarang-larang," pungkasnya.

Seperti diketahui, Takmir Masjid Agung Semarang KH Hanief Ismail hari ini, Kamis (14/2/2019) telah membuat pernyataan rilis yang meminta agar Bawaslu melarang Prabowo Subianto melaksanakan salat Jumat di masjid Kauman, Semarang. Dalam pernyataannya, Hanief menilai salat tersebut mengandung unsur politis.
(sms)
Berita Terkait
Sambut Ramadan, Pemkot...
Sambut Ramadan, Pemkot Semarang Pusatkan Dugderan di Alun-alun Masjid Agung Semarang
Ribuan Orang Padati...
Ribuan Orang Padati Tabligh Akbar Ramadan di Masjid Agung Jawa Tengah
Cerita Marbot Masjid...
Cerita Marbot Masjid di Semarang Ramadhan di Tengah Pandemi Corona
Uskup Agung Semarang...
Uskup Agung Semarang Kunjungi Masjid Agung, Ucapkan Selamat Idul Fitri 1445 H
Semarang Banjir, Pesawat...
Semarang Banjir, Pesawat Jakarta-Semarang Dialihkan ke Surabaya
Sahabat Sandi Dampingi...
Sahabat Sandi Dampingi Ratusan UMKM di Semarang Go Digital
Berita Terkini
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
14 menit yang lalu
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
1 jam yang lalu
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
1 jam yang lalu
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
1 jam yang lalu
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
4 jam yang lalu
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
4 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved