Seorang Balita Tewas Tertimbun Longsor

Jum'at, 08 Februari 2019 - 17:51 WIB
Seorang Balita Tewas...
Seorang Balita Tewas Tertimbun Longsor
A A A
SEMARANG - Seorang balita, Adzelin (14 bulan) warga Jalan Gajahmungkur Dalam, RT 1/RW 9, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah, meninggal tertimbun material tanah longsor pada Kamis (7/2/2019) malam. Longsor yang menimpa rumah Sri Sudjianti, juga mengakibatkan ibu balita, Desti (22), mengalami luka di kaki.

“Saat itu, saya sedang nonton televisi. Sedangkan menantu saya Desti sedang menidurkan anaknya Adzelin di kamar. Tiba-tiba tebing di belakang rumah longsor dan menimpa kamar anak dan cucu saya,”kata Sri Sudjianti, Jumat (8/2/2019).

Mengetahui kamar anaknya tertimpa tanah longsor, Sri langsung meminta tolong tetangga. Sejumlah tetangga pun berdatangan dan berusaha menolong. Beberapa waktu kemudian, Desti bisa dievakuasi dari timbunan material tanah longsor dan langsung dibawa ke RSUP Karyadi.

Setelah berhasil mengevakuasi Desti, warga melanjutkan menggali tanah yang menimbun Adzelin. Akhirnya, balita itu berhasil dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Elizabet. Namun, nyawanya tidak tertolong. “Cucu saya meninggal. Ibunya, Alhamdulillah selamat. Hanya kakinya yang memar,” ucapnya.

Sementara itu, tebing yang berada di belakang rumah korban longsor karena diguyur hujan deras. Kondisi tanahnya gembur sehingga mudah longsor saat tergerus derasnya air hujan.

“Pembersihan material longsor terpasa dilakukan pada keesokan hari karena tidak memungkinkan dilakukan pada malam hari,” kata Koordinator Kelurahan Siaga Bencana (KSB) BPBD Kota Semarang Mubin.

Dia mengatakan, untuk proses penanganan tanah longsor BPBD Kota Semarang menerjun sebanyak 50 personel. Mereka sempat mengalami kesulitan lantaran kondisi tanah lembek. “Kami sangat hati-hati saat membersihkan material tanah longsor karena ada kemungkinan tanah labil. Sebab kamar sebelah temboknya sudah retak-retak,” ujarnya.

Dia mengimbau kepada warga Gajahmungkur untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan deras. “Secara geografis, wilayah Gajahmungkur rawan longsor. Karena itu, kami warga untuk waspada terutama saat hujan deras,” ucapnya.
(wib)
Berita Terkait
Nahas! Balita Tewas...
Nahas! Balita Tewas Tertimbun Tebing Longsor saat Ikut Touring Lebaran
Tim SAR Temukan 4 Jenazah...
Tim SAR Temukan 4 Jenazah Korban Longsor di Desa Sibalanga Tapanuli Utara
Rumah di Purworejo Tertimbun...
Rumah di Purworejo Tertimbun Longsor, 4 Tewas
3 Tewas Tertimbun Tanah...
3 Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Kabupaten Garut
Empat Warga Tertimbun...
Empat Warga Tertimbun Longsor, Dua Tewas di Sibolga
Korban Tewas Tertimbun...
Korban Tewas Tertimbun Longsor di Sibolangit Deli Serdang Bertambah Jadi 9 Orang
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
35 menit yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
2 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Humaira Asghar...
Profil Humaira Asghar Ali, Artis Pakistan yang Tewas di Apartemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved