Durian Rp14 Juta Dinilai Hanya Strategi Marketing Harga Saja

Rabu, 30 Januari 2019 - 06:38 WIB
Durian Rp14 Juta Dinilai...
Durian Rp14 Juta Dinilai Hanya Strategi Marketing Harga Saja
A A A
TASIK MALAYA - Hebohnya pemberitaan tentang Durian seharga Rp 14 juta di Plaza Asia Tasikmalaya dinilai sebagai strategi penetapan harga saja.

Dalam dunia marketing, tidak aneh lagi dengan strategi tersebut dengan sasaran "Irrasional Consumer" atau konsumen-konsumen yang tidak berpikir lagi untuk membelanjakan uangnya.

"Ya dalam marketing dikenal tentang strategi penetapan harga dimana harga ditetapkan sangat tinggi. Bagi orang biasa pasti dianggap aneh," kata Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Negeri Siliwangi Tasikmalaya, Prof. Dr. Kartawan, Selasa (29/1/2019).

Menurut Kartawan, tujuan penetapan harga yang sangat tinggi sama saja dengan tujuan penjualan bagaimana memperoleh keuntungan sebesar-besarnya. Namun yang jadi sasaran bagi orang yang kelebihan uang sehingga dengan membeli durian tersebut, gengsinya naik.

"Biasanya orang tersebut orang yang kelebihan uang. Kalau membeli barang mahal, gengsi dan kelas ekonominya juga akan dipandang tinggi," ujarnya.

Dewan Pakar Masyarakat Ekonomi Syariah Tasikmalaya ini pun membeberkan tiga strategi penetapan harga yakni pertama, dijual harga murah dan disimpan diemperan toko, dengan tujuan mencari keuntungan dari omset yang banyak. Meski harga satuan kecil, tapi secara omset besar.

Kedua dijual di toko atau super market dengan harga standar yang ditujukan bagi konsumen kelas menengah. Serta yang ketiga seperti Durian Rp 14 juta itu dikemas berbeda tapi ditetapkan harga setinggi-tingginya.

"Nah ini yang sasarannya irrasional consumer tadi yaitu orang yang sudah bingung membelanjakan uang, tidak berpikir apa-apa sehingga hobknya membeli yang paling mahal," tutur Kartawan.

Dari strategi penetapan harga tadi, kata Kartawan, pemilik tempat penjualan Plaza Asia juga mendapat keuntungan besar. Orang yang dulunya tidak tahu Plaza Asia menjadi tahu karena hebohnya pemberitaan.

"Bagi orang Tasik tentu tahu Plaza Asia. Tapi bagi orang luar sedikit sekali tahu. Ketika berita ini heboh se-Indonesia, publik jadi tahu nama Plaza Asia Tasikmalaya," ucapnya.

Sebelumnya sejak Minggu, 27 Januari 2019, publik di hebohkan dengan adanya Durian seharga Rp 14 juta di Plaza Asia Tasikmalaya. Menurut Kepala HRD, Ferry Nandang Yogaswara, durian tersebut sebanyak empat buah dan sudah habis dijual.

Setelah durian itu ludes terjual, kini muncul Bibit Durian ditempat penjualan durian tadi yang harganya antara Rp 800 ribu sampai Rp3,5 juta.
(nag)
Berita Terkait
Apakah Durian Menyebabkan...
Apakah Durian Menyebabkan Darah Tinggi? Ini Penjelasan Ahli Kesehatan
Kontes Durian di Enrekang...
Kontes Durian di Enrekang Diharap Bisa Hasilkan Bibit Berkualitas
Perbedaan Durian Medan...
Perbedaan Durian Medan dan Bangkok, Mana yang Lebih Enak?
Menikmati Beragam Jenis...
Menikmati Beragam Jenis Durian Lokal dari Kebun di Cikakak, Sukabumi
5 Durian Terenak di...
5 Durian Terenak di Dunia, Ada dari Indonesia dengan Aroma Tajam dan Rasa Nikmat
Sensasi Makan Durian...
Sensasi Makan Durian Sepuasnya di Pusat Perbelanjaan
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
6 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
8 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
9 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
9 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
10 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
10 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved