Dalam Sepekan 500 Warga Terpapar DBD, Jakarta Status Waspada

Selasa, 29 Januari 2019 - 08:05 WIB
Dalam Sepekan 500 Warga...
Dalam Sepekan 500 Warga Terpapar DBD, Jakarta Status Waspada
A A A
JAKARTA - Sebanyak 502 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi di DKI Jakarta selama sepekan. Jumlah itu menjadikan Ibu Kota masuk dalam fase waspada kejadian luar biasa (KLB) DBD.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, sepekan belakangan jumlah kasus DBD terus meningkat hingga lima kali lipat. Sebelumnya, pada 20 Januari 2019, jumlah kejadian DBD baru tercatat 111 kasus. Saat ini jumlah DBD sudah mencapai 613 kasus.

Menurut Widyastuti, kasus DBD di Jakarta tahun ini tergolong sangat tinggi jika dibandingkan dengan tahun lalu. Pada periode yang sama tahun lalu, penderita DBD hanya sekitar 200 kasus. (Baca juga: Kasus DBD di Jakarta Naik 2 Kali Lipat, Anies: Ini Ancaman Serius)

"DKI daerah endemis DBD. Kami bikin kriteria (KLB) sendiri bersama BMKG untuk kewaspadaan. Kami berikan status waspada agar tidak bergerak," ujar Widyastuti di kantornya, Senin, 28 Januari 2019.

Widyastuti merinci, kasus demam berdarah paling menonjol terjadi di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat. Sedikitnya ada lima kecamatan dengan tingkat kejadian (incidence rate/IR) tertinggi di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Dia menduga lima kecamatan di tiga wilayah kota itu banyak lahan kosong yang menjadi sarang nyamuk demam berdarah aedes aegypti.

Kecamatan Jagakarsa tercatat sebagai wilayah dengan kejadian tertinggi dengan 19,27 IR, disusul Kalideres (16,94 IR), Kebayoran Baru (16,54 IR), Pasar Rebo (13,93 IR), dan Cipayung (13,57 IR). IR adalah perhitungan kejadian per 100.000 penduduk yang digunakan untuk mengukur proporsi kejadian DBD. Semakin tinggi angka IR maka semakin tinggi kejadiannya.

"Pada Februari dan Maret 2019, seluruh wilayah DKI Jakarta masuk dalam kategori waspada KLB DBD," ucapnya. (Baca juga: Wabah DBD Merebak, Disdik DKI Perintahkan Sekolah Ikut Lakukan PSN)

Untuk mewaspadai meluasnya DBD, Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah bekerja sama dengan BMKG dalam pengembangan model prediksi angka DBD berbasis iklim yang dapat diakses melalui http:// bmkg.dbd.go.id/.

Selain itu, Pemprov DKI juga melakukan fogging di wilayah asal korban DBD dengan hasil penyelidikan epidemiologi (PE) positif. "Kami telah menginstruksikan semua fasiltas pelayanan kesehatan untuk melakukan deteksi dini dan tata laksana kasus DBD sesuai standar," katanya.

Sementara itu, anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Ashraf Ali, meminta petugas kelurahan hingga tingkat RT melakukan sosialisasi secara langsung ke masyarakat berikut fogging secara berkala.

Ia melihat masih banyak daerah pemukiman padat penduduk yang belum mendapatkan sosialisasi terkait sebab dan akibat DBD. "Musim hujan banyak warga pemukiman padat yang tidak perhatikan lingkungannya. Sosialisasi harus dilakukan secara langsung ke lapisan bawah masyarakat," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Dinas Kesehatan Wajo...
Dinas Kesehatan Wajo Luncurkan Program Go Cantik Cegah DBD
Peran Masyarakat dalam...
Peran Masyarakat dalam Perlindungan Keluarga dari Ancaman DBD
Masuk Musim Pancaroba,...
Masuk Musim Pancaroba, Pemprov DKI Minta Warga Waspada DBD
Gejala DBD Tak Selalu...
Gejala DBD Tak Selalu Bintik Merah, Waspadai 10 Tanda Ini
Seperti Apa Bintik Merah...
Seperti Apa Bintik Merah karena DBD? Kenali Ciri-cirinya
Kasus DBD di Indonesia...
Kasus DBD di Indonesia Kembali Meroket, Tembus 88 Ribu hingga Akhir April 2024
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
44 menit yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
2 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved