Jelang Perayaan Imlek, Barongsai Meriahkan Pusat Perbelanjaan

Selasa, 29 Januari 2019 - 07:04 WIB
Jelang Perayaan Imlek,...
Jelang Perayaan Imlek, Barongsai Meriahkan Pusat Perbelanjaan
A A A
BEKASI - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2019 yang jatuh pada 5 Februari, berbagai tempat publik dan pusat perbelanjaan berlomba-lomba mempercantik dekorasi Tahun Baru China tersebut. Termasuk barongsai dan ornamen berbau Imlek. Namun hal itu berbeda di Bekasi, barongsai mulai menghibur warga Bekasi di pusat perbelanjaan.

Salah satunya tim barongsai Dharmaphala Dragon and Lion Dance Troupe berhasil membuat takjub penonton di Summarecon Mal Bekasi, mulai Minggu (27/1). Tim barongsai ini sudah melanglang buana di beberapa daerah di Indonesia. Bahkan, tim barongsai yang ditekuni Yustio, 25, warga Cikarang sejak 2003 ini sempat meraih emas pada kejuaraan Barongsai 2015.

Saat dijumpai KORAN SINDO, Yustio tampak masih kelelahan usai tampil menghibur pengunjung. Selama kurang lebih 15 menit, Yustio dan tim barongsainya membuat takjub pengunjung pusat perbelanjaan terbesar di Kota Bekasi tersebut. "Ini sudah tahun keempat saya tampil di pusat perbelanjaan Bekasi," kata Yustio.

Dalam penampilannya, tim barongsai mempertontonkan Patok besi yang dijadikan arena atraksi dan memiliki tinggi yang bervariasi. Jarak antar patok juga memiliki panjang 70 sentimeter. Sedangkan untuk jarak paling jauh antarpatok, yakni 2,1 meter. Sambil menari, barongsai itu melompat dari patok besi satu kepatok besi lainya.

Sebelum menggelar atraksi, Yustio mengaku sudah sejak dua pekan lalu berlatih. Rencananya, tepat perayaan Imlek pada 5 Februari 2019 mendatang, dia akan tampil kembali menghibur pengunjung dengan atraksi Barongsai Patok Besi yang lebih ekstrem. "Kalau tadi kira memang atraksi menaiki patok besi, nanti kita tambah dengan lompatan-lompatan yang lebih lagi," ungkapnya.

Yustio menjelaskan, sejak 2011 memiliki tandem menari Barongsai bernama Andi. Sejak saat itu, dia belum pernah berganti tandem lantaran untuk atraksi Barongsai Patok Besi, menurut Yustio, hal itu harus benar-benar dilakukan penari barongsai profesional. Yustio sendiri biasa bermain sebagai pemain belakang, sedangkan rekannya Andi merupakan pemain depan.

Keduanya berkolaborasi dalam satu jubah Barongsai dan manari mengikuti irama musik yang dimainkan selama pertunjukkan. "Jadi kalau pemain belakang itu fokus menjaga keseimbangan dan kekuatan. Untuk pemain depan biasanya memang postur tubuhnya agak lebih kecil agar mudah diangkat, tapi dia juga harus pandai memainkan kepala barongsai agar terlihat hidup," ujarnya.

Yustio mengaku, menjadi penari barongsai bukan hanya sekadar melestarikan budaya. Lebih dari itu, barongsai seperti hobi sekaligus olahraga yang sangat dinikmatinya. Bahkan, berbakat ketekunannya menjadi penari barongsai telah membuatnya meraih berbagai prestasi. Bahkan, dia bersama Andi pernah meraih medali emas dalam kejuaraan barongsai tingkat nasional pada 2015.

Sementara tahun ini, barongsai telah resmi diperlombakan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat. Pada ajang itu, Yustio dan Andi berkesempatan mewakili Jawa Barat dan meraih medali perak. "Barongsai sudah seperti hobi buat saya, bukan sekadar melestarikan budaya. Berkat Barongsai juga saya dapat meraih prestasi di ajang nasional," tegasnya.

Direktur Summarecon Mal Bekasi, Ugi Cahyono mengatakan, kegiatan ini memang sengaja dihadirkan SMB untuk merayakan Chinese New Year atau imlek yang identik dengan warna merah sebagai perlambang keberuntungan. "Jadi, kita adakan kegiatan ini, salah satunya tari barongsai yang akan menghibur pengunjung yang datang ke SMB," katanya.

Sementara atraksi barongsai dan Liong Dance akan hadir setiap Sabtu dan Minggu pukul 17.00 WIB di The Oval. Sementara itu, tepat di hari raya Imlek pada 5 Februari 2019 mendatang, barongsai patok besi akan menghibur para pengunjung pada pkl 17.00 WIB.

Tidak hanya itu, tari kipas pada 9 dan 16 Februari 2019 akan hadir di The Oval pada pukul 16.30 WIB serta Tarian Seribu Tangan khas Thailand akan hadir pada 27 Januari dan 17 Februari 2019.
(don)
Berita Terkait
PPKM Darurat, KUA Kabupaten...
PPKM Darurat, KUA Kabupaten Bekasi Tutup Layanan Daftar Nikah
Perumda Tirta Bhagasasi...
Perumda Tirta Bhagasasi Tunggu Pembayaran Kompensasi Pisah Aset
Simak! 3 Perbedaan Kota...
Simak! 3 Perbedaan Kota dan Kabupaten Bekasi
DPRD Kabupaten Bekasi...
DPRD Kabupaten Bekasi Dorong Percepatan Pemisahan Aset PDAM Tirta Bhagasasi
Jaga Pasokan Pangan,...
Jaga Pasokan Pangan, 3 Pasar di Bekasi Beroperasi hingga Malam
Mei 2021, PDAM Bekasi...
Mei 2021, PDAM Bekasi Gratiskan Pelayanan Penyambungan Kembali
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
4 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
4 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
6 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
6 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
6 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
6 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs Thailand Jelang Semifinal Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved