23 Imigran Asal Bangladesh Dideportasi dari Riau

Senin, 28 Januari 2019 - 16:36 WIB
23 Imigran Asal Bangladesh...
23 Imigran Asal Bangladesh Dideportasi dari Riau
A A A
PEKANBARU - Kementerian hukum dan HAM (Kemenkum-HAM) menyatakan ada 23 imigran asal Bangladesh memasuki wilayah Provinsi Riau. Puluhan imigran ini akhirnya dideportasi karena menyalahi izin tinggal.

Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Hukum dan HAM Riau, Mas Agus Santoso mengatakan, 23 imigran itu sebelumnya diamankan oleh pihak TNI AL Kota Dumai. Mereka dideportasi dari Pekanbaru dan diterbangkan ke negaranya dengan pengawalan petugas. "Mereka sudah kita deportasi pada 25 Januari lalu," kata Mas Agus Senin (28/1/2019) usai memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke-69 di Pekanbaru.

Dia menjelaskan, puluhan imigran ini dipulangkan dengan menggunakan pesawat Air Asia dengan Rute Pekanbaru-Kuala Lumpur dan langsung ke Bangladesh. Untuk pembiayaan, semua ditanggung oleh pemerintah asal para imigran itu. "Untuk biaya deportasi ditanggung oleh pihak perwakilan mereka karena kita tidak ada anggaran untuk itu," imbuhnya.

Mas Agus menjelaskan, 23 imigran itu diamankan pihak TNI AL Dumai pada 18 Januari 2019. Saat ini pihak Lanal Dumai melakukan patroli di Selat Malaka Perairan Riau. Saat itu petugas melihat ada kapal yang mencurigakan di Perairan Bengkalis. Setelah berhasil mengejar, petugas memeriksa kapal.

Dari pemeriksaan, di dapat puluhan imigran. Mereka semua berjenis kelamin pria dengan usia 20 sampai 35 tahun. Mereka mengaku akan berangkat ke Malaysia melalui jalur tidak resmi.

"Mereka masuk Indonesia resmi dengan paspor kunjungan. Namun mereka ingin pergi ke Malaysia untuk mencari pekerjaan atau mecari hidup lebih baik lagi," imbuhnya.

Kemenkum-HAM Riau juga sebelumnya melakukan deportasi kepada 40 imigran asal Bangkadesh. Motifnya sama ingin mencari penghidupan yang layak ke negara lain. Namun TNI AL Dumai berhasil menggagalkannya.
(nag)
Berita Terkait
Dukung Pemberantasan...
Dukung Pemberantasan TPPO, Kantor Imigrasi Bekasi Terapkan Beberapa Kebijakan Bagi CPMI
Imigrasi Amankan 27...
Imigrasi Amankan 27 WNA RRT Terkait Kejahatan Love Scamming
Imigrasi Bekasi Gelar...
Imigrasi Bekasi Gelar Layanan Paspor Simpatik di Pusat Perbelanjaan
Imigrasi Ungkap Kasus...
Imigrasi Ungkap Kasus Penyelundupan Manusia ke Australia
Direktorat Izin Tinggal...
Direktorat Izin Tinggal Keimigrasian Monitoring Kantor Imigrasi Kelas II Tobelo
Pertama di Jawa Barat,...
Pertama di Jawa Barat, Immigration Lounge Hadir di Grand Metropolitan Mall Bekasi
Berita Terkini
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
27 menit yang lalu
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
34 menit yang lalu
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
50 menit yang lalu
Grand Opening Mitra10...
Grand Opening Mitra10 Pengayoman, Hadirkan One Stop Shopping #SelengkapItu dan Promo Menarik
58 menit yang lalu
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya
1 jam yang lalu
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
1 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved