Wacana Pulau Komodo Ditutup Dinilai Mengganggu Pariwisata di NTT

Selasa, 22 Januari 2019 - 22:59 WIB
Wacana Pulau Komodo...
Wacana Pulau Komodo Ditutup Dinilai Mengganggu Pariwisata di NTT
A A A
LABUAN BAJO - Wacana yang diapungkan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Vicktor Bungtilu Laiskodat untuk menutup Taman Nasional Komodo di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, dinilai mengganggu sektor pariwisata.

Matheus Siagian, Praktisi Pariwisata di Labuan Bajo mengungkapkan, ide gubernur untuk melindungi habitat komodo (Varanus Komodoensis) memang baik, namun harus dikaji lagi dengan seksama. Sebab, penutupan pulau komodo menyebabkan kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo akan menurun.

“Pariwisata dan konservasi bukanlah musuh. Bahkan konservasi yang ada sekarang di Taman Nasional Komodo itu ada akibat kehadiran pariwisata di tempat tersebut,” kata Matheus yang juga pemilik beberapa hotel dan Restaurat Tree Top di Labuan Bajo ini, Selasa (22/1/2019).

Dia menawarkan solusi untuk menjaga habitat komodo, yaitu pemerintah memperkuat Balai Taman Nasional Komodo dengan memperbanyak petugas jaga atau Ranger di Taman Nasional Komodo. Diharapkan banyaknya petugas yang melakukan patroli dapat mengawasi pemburu rusa dan pengebom ikan.

“Karena ulah-ulah orang-orang tidak bertanggungjawab ini yang menyebabkan populasi komodo terganggu,” ujarnya. Dia menambahkan beberapa pekerja di bidang pariwisata khawatir penutupan pulau komodo membuat penghasilan jadi berkurang.

Sementara itu, seorang petugas informasi pariwisata, Katerine mengatakan, rencana penutupan pulau komodo di Taman Nasional Komodo oleh Gubernur, untuk melestarikan habitat komodo dan memperbaiki lingkungan di sekitarnya. Dengan ditutupnya pulau komodo selama setahun juga bisa dimanfaatkan para peneliti untuk melakukan rekayasa genetik.

“Agar Taman Nasional Komodo terlihat indah, harus dibangun dan dirapihkan kembali agar terlihat asli. Selain itu komodo juga bisa hidup dengan tenang di habitatnya sendiri,” katanya.
(wib)
Berita Terkait
Citilink Buka 4 Rute...
Citilink Buka 4 Rute Penerbangan Baru di Nusa Tenggara Timur
Kunker ke NTT, Jokowi...
Kunker ke NTT, Jokowi Resmikan Sejumlah Infrastruktur Pendukung Pariwisata
KEMBERIN Siap Gotong...
KEMBERIN Siap Gotong Royong dengan Pemerintah Bangkitkan Industri Pariwisata Indonesia
Festival Golo Koe di...
Festival Golo Koe di Labuan Bajo Jadi Pariwisata Inklusif Lintas Batas
Gempa M3,6 Guncang Lembata...
Gempa M3,6 Guncang Lembata Nusa Tenggara Timur
Pariwisata Holistik...
Pariwisata Holistik di Manggarai, Merawat Budaya dan Religi
Berita Terkini
Minta Satpam Tak Dipecat,...
Minta Satpam Tak Dipecat, Pramono Ungkap CCTV Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI
4 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
4 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
5 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
11 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
13 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
14 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved