Ini Dampak Akibat Tumpahnya 400 Ton Minyak Sawit di Buton Selatan

Senin, 21 Januari 2019 - 21:34 WIB
Ini Dampak Akibat Tumpahnya...
Ini Dampak Akibat Tumpahnya 400 Ton Minyak Sawit di Buton Selatan
A A A
BUTON SELATAN - Tumpahan sekitar 400 ton minyak sawit mentah di Perairan Buton Selatan, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara (Sultra) merusak sejumlah biota laut. Tumpahan minyak sawit itu terjadi akibat kapal tanker karam sejak sebulan terakhir yang juga menimbulkan bau menyengat.
Ini Dampak Akibat Tumpahnya 400 Ton Minyak Sawit di Buton Selatan

Data dari Dinas Lingkungan hidup setempat sekitar radius 2 kilometer terkena dampak dari tumpahan minyak tersebut. Minyak yang keluar dari lambung kapal tumpah dan menyebar hingga di bibir pantai.

Warga setempat menemukan sejumlah biota laut mati seperti ikan-ikan kecil, udang , gurita, kerang-kerang hingga lamun. La Nusia warga setempat mengatakan, ada tiga desa terkena dampak langsung dari tumpahan minyak tersebut.
Ini Dampak Akibat Tumpahnya 400 Ton Minyak Sawit di Buton Selatan

"Saat ini pantai di tiga desa yakni Majapahit, Lampanairi dan Bola sudah hilang bentuknya dari warna putih menjadi warna hitam dan membusuk . Warga juga mengeluhkan gangguan kesehatan seperti sesak nafas, mual dan pusing-pusing," kata dia, Senin (21/1/2019).

Menurut Yunita warga Desa Majapahit, bau yang menyengat selalu saja tercium apalagi jika tertiup angin. Bau tersebut masuk ke dalam rumah warga. “Saya terkadang memilih meninggalkan rumah ketimbang tersiksa mencium bau dari tumpahan minyak tersebut,” timpalnya.

Ini Dampak Akibat Tumpahnya 400 Ton Minyak Sawit di Buton Selatan

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Buton Selatan La Ode Mpute mengatakan, pihaknya sudah mengirim sampel tumbahan minyak ke laboratorium Provinsi Sultra dan kementerian terkait.
Kemerterian Lingkungan Hidup pun juga telah turun untuk melihat langsung kondisi tumpahan minyak tersebut.
Dinas Lingkungan Hidup setempat tidak menampik terkait dari keluhan warga yang terkena dampak tersebut. Pihak pemilik kapal juga telah melakukan pembersihan tumpahan minyak walaupun belum maksimal.
(sms)
Berita Terkait
Tumpahan Minyak Mulai...
Tumpahan Minyak Mulai Rusak Biota Laut di Kepulauan Seribu
Mengerikan, Lingkungan...
Mengerikan, Lingkungan dan Biota Laut di Selat Madura Terpapar Mikroplastik
Rembang Mendadak Gempar,...
Rembang Mendadak Gempar, Ratusan Ribu Ubur-ubur Mati Mendadak
Pantai Indah Gunungkidul...
Pantai Indah Gunungkidul Tercemar Minyak, Ancam Biota Laut dan Wisata
Asyik, Kini Bisa Deteksi...
Asyik, Kini Bisa Deteksi Kebersihan Laut Melalui ATLANTIS
Banyak Sampah di Pantai...
Banyak Sampah di Pantai Bahari, Bupati Polewali Mandar Pimpin Aksi Bersih Sampah
Berita Terkini
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
1 jam yang lalu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
1 jam yang lalu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
1 jam yang lalu
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
1 jam yang lalu
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
1 jam yang lalu
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
1 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved