Lelang Electronic Road Pricing Jakarta Masih Bermasalah

Senin, 14 Januari 2019 - 21:44 WIB
Lelang Electronic Road...
Lelang Electronic Road Pricing Jakarta Masih Bermasalah
A A A
JAKARTA - Sistem jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) di Jakarta terancam batal. Mundurnya dua dari tiga perusahaan yang lolos lelang, menggambarkan proses tersebut bermasalah.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, mundurnya dua dari tiga perusahaan peserta lelang ERP merupakan gambaran adanya masalah dalam proses lelang. Untuk itu, Anies meminta Kejaksaan Agung mengeluarkan fatwa perihal lelang ERP.

"Kita masih menunggu fatwa dari Kejaksaan Agung. Kira-kira ya, kalau enggak ada masalah memundurkan diri enggak? gitu kan? Karena itu saya bilang begitu lihat prosesnya ini harus cek ke Kejaksaan," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin (14/1/2019).

Anies menjelaskan, keputusan lelang ERP merupakan keputusan besar yang tata kelolanya itu benar. Jangan sampai di kemudian hari, Pemprov DKI yang nanti bermasalah. Dia pun enggan berkomentar lebih jauh bagaimana nasib lelang ERP yang sudah mengerucut ke satu perusahaan setelah dua perusahaan lainnya mundur.

Mantan Menteri Pendidikan itu justru lebih memprioritaskan bagaimana moda transportasi massal hadir menjangkau seluruh wilayah pemukiman dan salin terintegrasi untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. "Kita lebih penting membangun transportasi umumnya daripada ERP-nya. Yang lebih penting itu adalah membuat transportasi umum lebih banyak, karena di situlah sebenarnya inti dari kebijakan kita," ujarnya.

Plt Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Widjatmoko menuturkan, saat ini pihaknya sudah mengirimkan semua dokumen terkait perencanaan ke Kejaksaan Agung dan informasinya sedang dikaji atau ditelaah oleh Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun). Dirinya berharap legal opinion yang diberikan nanti oleh Kejaksaan bisa menjadi referensi yang baik untuk pelaksanaan lelang.

Sigit menilai usulan legal opinion itu bertujuan agar kebijakan ERP memiliki keberhasilan yang tinggi dan ketika diterapkan secara resiko tidak ada kegagalan. Menurutnya, kehandalan sistem menjadi kunci penerapan dan semuanua fairnes sesuai ketentuan.

"Sehingga yang penting bagi kami bagaimana requirement output kinerja dari sistem pembayaran ini dilaksanakan sebaik-baiknya," ungkapnya. Terkait mundurnya dua perusahaan peserta lelang, Sigit menegaskan, dua perusahaan tersebut bukan mengundurkan diri, tetapi mengubah kompisisi konsorsium.Artinya, apabila salah satu penyedia yang tergabung dalam konsorsium itu mundur, bisa digantikan dengan member yang baru. "Kami juga konsultasi apa yang jadi restricted. Salah satu anggota konsorsium mengundurkan diri diganti dengan member yang baru. Itu lagi berproses. Legal opinion terkait mereview hal tersebut. Jadi saat ini masih tiga peserta, kita belum memutuskan. Mereka mengubah komposisi konsorsium perusahaan, bukan mundur sepenuhnya," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
INTA Kick Off ERP Program...
INTA Kick Off ERP Program Terbaru untuk Tingkatkan Produktivitas Bisnis
Mengintip Penerapan...
Mengintip Penerapan Sistem Electronic Road Pricing (ERP) di Singapura
Dishub Tegaskan ERP...
Dishub Tegaskan ERP di 25 Ruas Jalan di Jakarta Belum Diberlakukan
7 Bidang Industri yang...
7 Bidang Industri yang Sudah saatnya Menggunakan Sistem ERP
Politikus Partai Perindo...
Politikus Partai Perindo Nilai Kebijakan ERP Perlu Didalami
System Ever ERP Solusi...
System Ever ERP Solusi Pelaku Industri Tetap Eksis
Berita Terkini
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
2 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
9 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
9 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
9 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
9 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved