Pemerintah Dituding Lamban Tangani Longsor Sibaganding

Senin, 14 Januari 2019 - 09:42 WIB
Pemerintah Dituding...
Pemerintah Dituding Lamban Tangani Longsor Sibaganding
A A A
SIMALUNGUN - DPRD Simalungun menuding pemerintah daerah, Kementerian Pekejaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta pemerintah provinsi Sumatera Utara lamban menangani longsor di Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun.

Pasalnya, menurut anggota DPRD Simalungun Bernhard Damanik longsor di Sibaganding sudah hampir 1 bulan terjadi sampai saat ini belum tuntas ditanggulangi.

"Pengamatan saya penanggulangan yang dilakukan pemerintah saat ini terhadap longsor di Sibaganding hanya sebatas pembersihan material longsor yang menutupi jembatan kembar Siduadua. Penyebab atau pemicu longsor sampai saat ini belum disimpulkan dan ditangani," ujar Bernhard, Senin (14/1/2019).

Politisi Nasdem itu menambahkan, jika memang jembatan Siduadua harus ditutup total dalam waktu tertentu untuk optimalisasi penanganan longsor tidak ada salahnya , karena sudah ada jalan alternatif. "Bukan dilakukan setengah hati dengan mengatur aruas lalulintas buka tutup bila terjadi longsor karena pekerjaan pembersihan," katanya.

"Selain itu penyebab longsor belum diketahui sampai saat ini, dan penanganan untuk menuntaskan longsor yang terus terjadi belum terlihat hasilnya sampai saat ini," tambahnya.

Bernhard berharap pemerintah mulai dari Pemkab Simalungun, Kementerian PUPR dan Pemprov bila perlu melibatkan pakar lingkungan dari akademisi. "Untuk segera bekerjasama menuntaskan penanggulangan longsor di Sibaganding,sehingga perekonomian masyarkat di Parapat, sebagai salah satu daerah tujuan wisata tidak terlalu lama terganggu," sebutnya.

Sebelumnya pemerhati lingkungan dari Aspirasi Karya Rimba Lestari Saor Parulian, mendorong polisi dan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara untuk mengusut adanya dugaan pengerusakan hutan menjadi penyebab longsor di Sibaganding.

"Jika memang bukan karena kerusakan hutan,sebaiknya disampaikan kepada publim sehingga bisa diteliti kemungkinan penyebab lain hingga terus tejadi longsor di Sibaganding," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Pencarian 3 Warga Korban...
Pencarian 3 Warga Korban Tanah Longsor di Kota Bogor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
2 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
3 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
3 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
3 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
5 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
6 jam yang lalu
Infografis
YouTuber India Ditangkap,...
YouTuber India Ditangkap, Dituding Jadi Agen Intelijen Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved