BMKG Minta Warga Tak Termakan Hoax Terkait Tsunami Selat Sunda

Senin, 24 Desember 2018 - 15:10 WIB
BMKG Minta Warga Tak...
BMKG Minta Warga Tak Termakan Hoax Terkait Tsunami Selat Sunda
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat menyampaikan bela sungkawa kepada para korban Tsunami di wilayah Pantai Barat Provinsi Banten pada tanggal 22 Desember, malam hari sekitar pukul 21.27 WIB.

Ungkapan duka cita tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BMKG Pusat, Dwikorita Karnawati di Jakarta, Minggu (23/12) dalam siaran persnya.

Seperti diketahui, terkait kejadian tsunami di wilayah Pantai Barat Provinsi Banten kemarin malam bukan merupakan aktivitas gempabumi tektonik karena berdasarkan rekaman sesimik (kegempaan) dan laporan masyarakat tidak disebabkan aktivitas gempabumi tektonik.

Pada pukul 21.30 WIB, lanjutnya BMKG menerima informasi dari Badan Geologi diduga akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Ia menambahkan hingga saat ini, BMKG dengan Badan Geologi untuk terus mengkaji sumber dari kejadian tsunami kemarin malam.

Seperti yang telah disampaikan BMKG, Berdasarkan hasil pengamatan tidegauge (sementara), didapatkan data, dari data Tidegauge Serang di pantai jambu, desa bulakan, Kecamatan Cinangka, Kabupayen Serang, tercatat pukul 21.27 WIB ketinggian 0.9 m.

Sementara Tidegauge Banten di pelabuhan Ciwandan, kecamatan Ciwandan tercatat pukul 21.33 WIB ketinggian 0.35 m, untuk tidegauge Kota Agung di Desa Kota Agung, Kecamatan Kota Agung, Lampung tercatat ketinggian 0.36 m pukul 21.35 WIB, dan untuk Tidegauge Pelabuhan Panjang Kec Panjang Kota Bandar Lampung pada pukul 21.53 WIB tercatat ketinggian 0.28 m.

"Hingga saat ini, dari catatan tidegauge tidak menunjukkan adanya kenaikan muka laut dan berdasarkan log dari BMKG tidak ada aktifasi sirene di wilayah Labuan, Panimbang, dan Pasuruan, seperti yang dikabarkan di beberapa media massa bahwa terdapat video yang meresahkan yang menyebutkan adanya peringatan dini tsunami," tutur Dwikorita.

"Terkait pengamatan rutin cuaca maritim untuk pelayaran dan perikanan. BMKG pun telah memberikan peringatan dini gelombang tinggi akibat faktor cuaca yang berlaku 22 Desember pukul 07.00-25 Desember pukul 07.00 di wilayah Perairan Selat Sunda," sambungnya.

Diminta, sambungnya agar meningkatkan kewaspadaan ancaman pasang maksimum untuk tgl 24-25 Des untuk wilayah Pesisir Selatan Sumatera, Lampung, Pesisir, Kalimantan Barat, Pesisr Utara Jawa ( Banten, Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim) dan Utara Bali.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan tetap terus mengupdate informasi BMKG melalui media sosial @infobmkg dan aplikasi android @infobmkg.
(nag)
Berita Terkait
BMKG Ungkap Sudah 10...
BMKG Ungkap Sudah 10 Kali Tsunami Terjadi di Selat Sunda
Hasil Pemodelan BMKG,...
Hasil Pemodelan BMKG, Tsunami di Selat Sunda Akibat Gempa Magnitudo 8,7 Bisa Sampai Jakarta
4 Tsunami Dahsyat yang...
4 Tsunami Dahsyat yang Pernah Menghantam Daratan Indonesia
Sejarah Gempa dan Tsunami...
Sejarah Gempa dan Tsunami di Selat Sunda, 1903 Paling Dahsyat
Ancaman Megathrust dan...
Ancaman Megathrust dan Tsunami Selat Sunda hingga Jakarta, BPBD Mitigasi Bencana
BNPB Gelontorkan Dana...
BNPB Gelontorkan Dana Rp114 M Percepat Rehab Pascatsunami Selat Sunda
Berita Terkini
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
22 menit yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
29 menit yang lalu
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
2 jam yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
2 jam yang lalu
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
8 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
12 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved