Pesan Terakhir Bani Seventeen kepada Orang Tuanya Sebelum Tsunami

Senin, 24 Desember 2018 - 06:50 WIB
Pesan Terakhir Bani...
Pesan Terakhir Bani Seventeen kepada Orang Tuanya Sebelum Tsunami
A A A
YOGYAKARTA - Fajar Wibowo, warga Gamping Tengah RT 4/15 Ambarketawang, Gamping, Sleman, DIY, orang tua dari M Awal Purbani alias Bani (26) bassist band Seventeen salah satu korban meninggal saat tsunami di pantai Tanjung Lesung, Banten, Sabtu (22/12/2018) malam tidak memiliki firasat apa-apa tentang anaknya tersebut.

Mereka mendapat informasi tersebut pertama kali dari kru Seventeen yang ada di sana. Kru itu juga mengirimkan foto Bani saat manggung dan posisi tertelungkup setelah kejadian.

"Awalnya, saya masih belum percaya, tapi setelah ada berita dari vokalis Seventeen, Ifan, menyampaikan hal yang sama kepada istrinya bahwa itu memang Bani, baru percaya," kata Fajar Wibowo, Minggu (23/12/2018).

Bani sendiri melakukan kontak terakhir dengan keluarga tiga hari lalu melalui Whatsapp (WA). Dalam WA itu berpesan akan membiaya pendidikan adiknya. Sehingga dengan kabar tersebut membuat keluarga mereka kaget.

"Itulah pesan terakhir Bani," paparnya.

Selain itu, Bani juga mengatakan akan merintis usaha kaos sablon. Yaitu usai acara tahun baru dari kalimantan. Sebelum ke Kalimantan sebenarnya mau pulang dulu dan baru ke Kalimantan sampai tahun baru. Setelah dari Kalimantan itu akan merintis usaha kaos sablon. Untuk usaha ini akan dibantu temannya dari Klaten.

"Tapi Allah berkehendak lain," paparmya.

Fajar menceritakan Bani sudah berkeluarga dan memiliki dua anak, satu anak perempuan berumur 3 tahun dan satu anak masih dalam kandungan. Sosok Bani di mata Ayahnya merupakan pribadi yang baik.

"Menurut saya baik dengan orang, tetangga, dan teman juga baik," ungkapnya. (Baca Juga: Dua Personel Band Seventeen Ditemukan Meninggal Dunia )

Hal sama diungkapkan tetangga Bani, Sartilah (60). Menurutnya, sosok almarhum Bani merupakan pribadi yang baik dan rajin ibadah. Termasuk selalu memberikan sedekah saat lebaran.

"Saya selalu mendapatkan sodaqoh Rp100 ribu saat lebaran," aku Sartilah. (Baca Juga: Ini Kronologi Robohnya Panggung Seventeen Saat Diterjang Tsunami )

Bani rencanannya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gamping Tengah, Senin (24/12/2018) pukul 14.00 WIB.
(rhs)
Berita Terkait
BMKG Ungkap Sudah 10...
BMKG Ungkap Sudah 10 Kali Tsunami Terjadi di Selat Sunda
4 Tsunami Dahsyat yang...
4 Tsunami Dahsyat yang Pernah Menghantam Daratan Indonesia
Hasil Pemodelan BMKG,...
Hasil Pemodelan BMKG, Tsunami di Selat Sunda Akibat Gempa Magnitudo 8,7 Bisa Sampai Jakarta
20 Tahun Tsunami Aceh,...
20 Tahun Tsunami Aceh, Keluarga Korban Berziarah ke Kuburan Massal
Sejarah Gempa dan Tsunami...
Sejarah Gempa dan Tsunami di Selat Sunda, 1903 Paling Dahsyat
BNPB Gelontorkan Dana...
BNPB Gelontorkan Dana Rp114 M Percepat Rehab Pascatsunami Selat Sunda
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
3 jam yang lalu
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
4 jam yang lalu
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
4 jam yang lalu
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
4 jam yang lalu
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
5 jam yang lalu
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
11 jam yang lalu
Infografis
Mengenal Palung Filipina,...
Mengenal Palung Filipina, Zona Gempa M7,6 Pemicu Tsunami
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved